coretan-coretan tangan seorang rosi rosmala dewi

MenYeLami HaTi… MeMakNai DiRi… MeReSapI HiDUp…

Arti Sebuah Kejujuran

Filed under: my lovely friends — cherry-calosa at 8:52 pm on Friday, December 22, 2006

Sebegitu sulitnyakah bagi kalian untuk berbuat jujur, Sahabatku?

Apa yang kalian banggakan dari ketidakjujuran yang kalian lakukan itu?

Apa hasil yang kalian dapat?

Nilai yang tinggi?

Pujian orang lain?

Atau justru… dosa dan kehampaan???

Ingatlah, kebahagiaan, kebanggaan, dan kepuasan dari hasil ketidakjujuran hanyalah berwujud semu, Sahabat…

Apa jadinya jika orang tua yang membanggakan kalian kelak tahu bahwa putra-putri yang mereka banggakan ternyata menghalalkan ketidakjujuran untuk meraih cita?

Sadarlah, Sahabat…

Beranilah untuk berbuat jujur!

[pasca UAS Morfologi Bhs. Indonesia I, keuheul atuh da kalo ngeliat temen-temen saya ga kapok-kapoknya pada kerjasama semua pas ujian... duh, suka prihatin... hiks... hiks... :( Sadar, Sahabatku, sadar!!]

– Jatinangor, @ Chapter no.4, 23 Desember 2006, pkl. 12.05 WIB –

Hope, Meanness, & Decision

Filed under: kata-kata bermakna — cherry-calosa at 7:31 pm on Wednesday, December 20, 2006

[Putri Hujan] Sepertinya saya sudah benar-benar tersesat karena tetesan Hujan makin deras membasahi diri. Ternyata hati saya patah untuk kesekian kalinya, padahal Hujan belum tahu bahwa sungguh saya mendamba dirinya..

[Kk PsiKoLoG] Kok bisa patah? Hujan tak menghiraukan atau ada pendamba hujan yang Lain? Tak bisa yah, lekas-lekas mandi ganti baju dan minum teh hangat? Atau hujan masiH terlalu deras tampak di jendeLa?

[Putri Hujan] Hujan terlalu baik. Pendamba Hujan sangat banyak, dan Hujan dengan teramat riang menitiki tubuh mereka. Saya sangat cemburu =(. Mau ngasih saya teh hangat?

[Kk PsiKoLoG] Duduk sini, biar sayah seduhkan. Mungkin awaLnya ocHi terLalu terLarut dan menengadah ke Langit, sampai-sampai takmenyadari banyak pendamba Lain yang juga menari dalam ritmis sang Hujan, di tengah terSesat ocHi baru nyadar?! Susah juga siH merebut hujan dari banyak orang.

[Putri Hujan] Makasih, akan saya minum tehnya seteguk. Saya sudah sadar sejak lama, tapi saya ingin ritmis Hujan hanya untuk saya. Apa bisa? Atau saya sebaiknya menerima apa adanya, dan tetap tersenyum tanpa bermimpi apapun?

[Kk PsiKoLoG] Terlalu panjang antriannya? Harus hujan yang didapatkan? Kalo saya ga mau ujian yang ga punya jawaban…

* 06 Desember 2006 pkl.13.33-pkl.14.06 WIB *

[Putri Hujan] Apa jadinya jika damba hanya harap takberbalas? Ah, biarlah semua melenyap! Aku muak pada keangkuhan kabut yang menebal mengaburkan tetes hujan. Membuatku tersesat taktahu arah..

[Kk PsiKoLoG] Apa kau Yakin  kaBut menebaL yang berSalah? Bagaimana dengan Lampu di tanganmu, apa sudah terarah? Sorot matamu, apa sudah kau curah? Kau Yakin kan, telah meLangkah? Atau caramu, apa tak saLah? Hujan hanya melaksanakan jatuhnya, tinggal teLapakmu yang mencoba menangkapnya! (^^;)

* 15 Desember 2006 pkl.23.40 WIB - 16 Desember 2006 pkl.04.47 WIB *

[Kk PsiKoLoG] Gimana kaBar harapanmu? ^^.

[Putri Hujan] Harapan masih mengabur. Hujan hanya tahu saya mengaguminya, bukan mendambanya. Ia hanya tersenyum menanggapi. Senyum ambigu. Semoga kelak ia mengerti..

[Kk PsiKoLoG] Semoga Yang mengaBur itu lama-lama berbentuk. Yang hanya menanggapi jadi mengerti. Dan Yang ambigu jadi Lebih memiliki arti. Coba rentangkan teLapakmu lebih Lebar ke angkasa. Biar Lebih banyak Bulir yang kau tangkap!

* 18 Desember 2006 pkl.05.32-05.59 WIB *

[Putri Hujan] Yang mngabur kian mengabur serupa kabut. Takjua tercipta kemengertian. Senyum itu masih ambigu. Saat kucoba merentangkan telapak, bulir hujan seakan enggan menitik. Apa yang terjadi?

[Kk PsiKoLoG] Sodariku, sepertinya mimpimu semakin suLit?! Harus Hujan kah yang kau temui? Atau harus saat ini kau buru-buru terbasahi? Hmm, mungkin Hujan memang terLalu tak peduLi siapa yang menangkapnya. Mungkin karena begitu banyak buLirnya? Apa kau tak ingin berusaha bangun dari mimpi? Meski mungkin tak semudah itu meLepaskan harap dan imaji. Harus Hujan kah yang kau raiH?

* 21 Desember 2006 pkl.08.02-pkl.09.09 WIB *

NB:

- Hope, Meanness, & Decisions adalah salah satu judul lagu Homogenic. Enakeun pisan, asli!

- Makasih takterhingga buat Kk Psikolog yang selalu setia ngasih saya teh hangat tiap kali selesai hujan-hujanan sampe tubuh ini kuyup. Pertanyaan terakhir… sepertinya belum saatnya saya jawab, K’… :)

– Jatinangor, @ Chapter no.1, 21 Desember 2006, pkl. 10.46 WIB –

hari-hari menjelang journey…

Filed under: corat-coret ga jelas — cherry-calosa at 5:45 pm on Sunday, December 17, 2006

Hmmmhh… sungguh menyenangkan begitu keluar rumah, saya disuguhi kabut dan cuaca yang sejuk. Gak ada matahari, hujan pun gak turun. Tapi tetep aja: nyaman!

Gak hanya di Bandung ternyata, begitu nyampe Jatinangor tepat jam8 pun, cuaca gak berubah. Wuaaa… it’s a beautiful day!! Semoga tetap begini sampe akhir hari. I hope so…

Hari-hari menjelang journey saya ke Kota Hujan yang sudah saya dambakan sejak lama… ternyata penuh sama ujian dan tugas di kampus! Pertama, tugas Morfologi Bhs.Indonesia Pak Agus Nero yang baru selesai 1/4-nya. Dikumpulnya 27Des sih, tapi tetep aja udah bikin puyeng dari sekarang karena referensinya bejibun! Kedua, tugas mini skripsi Kajian Drama Indonesia Pak Djarlis yang malah belum dibuat sedikit pun, padahal tinggal 2 minggu lagi dikumpulin. Wah, wah… pusing euy…

Belum lagi, hari ini jam12 ntar ada UAS Sintaksis Bhs.Indonesia Bu Eni yang bahannya juga bejibun (dan hingga detik ini saya masih belum belajar, heuheu… :D). Yang paling bikin sedih yaitu dimundurkannya waktu UAS Morfologi, jadi hari Sabtu, 23 Desember nanti. Wuaaa, padahal rencana journey tuh awalnya dari hari Jum’at, 22 Desember sampe Senin, 25 Desember. Karena jadwal UAS yang dengan sedemikian gak berperasaannya diubah sama Pak Agus Nero, maka waktu journey saya di Bogor pun berkurang. Hiks… hiks… :(

Semoga saja gak ada hambatan lain yang bakalan muncul sehubungan dengan rencana yang udah saya buat berbulan-bulan lalu ini. Jarang-jarang bisa reuni bersama dua orang sahabat saya, Dewi dan Nidia, apalagi di luar kota. Hmm… I miss u so much, my lovely friends! :)

Semoga rencana ini bisa berjalan sesuai harapan.

Amin…

Kau Dengarkah?

Filed under: Music — cherry-calosa at 9:53 pm on Monday, December 11, 2006

Dalam temaram kelam malam
Kau mengharap nirwana
Tanpa disadari semua
Hanya kabut semata

Satu titik waktu kau sadar
‘Tuk merenungi semua
Apa yang kau harap dan cari
Hanya memisah semua

Kau dengar bisiknya
Kau lihat tawanya
Kau dengar tangisnya
Kau lihat candanya

Sadarlah ada bidadari
Yang menanti hatimu
Jangan biarkan dia sendiri
Menangis tanpa belai tanpa kasih

Nirwana yang kau harap jauh melayang
Lupa akan arti kehidupan

"Kau Dengar"
Music: Budjana & Armand
Lyric: Armand
Album: 2X2

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 11 Desember 2006, pkl.23:47 WIB – 

Akhir Hari: Sabtu, 9 Desember 2006

Filed under: happy days — cherry-calosa at 9:41 pm on Monday, December 11, 2006

Alhamdulillah…

Di umur saya yang mulai saat ini genap 20 tahun, sungguh membahagiakan saat menyadari begitu banyak manusia yang masih setia menganggap saya sahabat mereka. Beberapa dari mereka masih setia mengingat tanggal lahir saya meski sudah sekian lama kami putus komunikasi (hiks… hiks… jadi terharu…). Mereka masih sudi mendo’akan yang terbaik untuk saya. Rasanya menyenangkan pula saat manusia-manusia yang baru saya kenal sebentar (kurang dari 1 tahun, bahkan ada yang kurang dari 1 bulan!), turut mendo’akan saya.

Saya menjadi tersadarkan kembali, begitu banyak manusia yang menyayangi dan memedulikan saya walaupun tidak setiap saat mereka menunjukkannya.

Duh, Allah… terima kasih atas karunia-Mu yang satu ini, yang seringnya hamba abaikan…

==============================================================

From : <CEu MiwRa>   09/12/2006    00:01
Hepi besdey 2 u
Hepi besdey 2 u
Hepi besdey
Hepi besdey
Hepi besdey 2 u
Met ulang thn Owci
Pnjang Umr, Sht sllu, Mrh Rjq, Skses, n Slmt dunia & akhrat.. Amin.. -mira-

From : <NiNi MaE>   09/12/2006    02:45
LeMet..! Met..! E, malah lari lg. Mu kmn? Ngucpn? Ngucpn apa? Lho? emg ad paan? Ooh, ad yg ultah. Apa? 20thn. Y udh, blgn: Met ultah n jgn lari smbl ngjar hjn, bisi jatoh.. 8D

From : <+62813894xxxxx>   09/12/2006    04:11
Aslm, met milad oci syng. barakallah mg tcpai smua yg dcita2kn + dsyg Allah & mans & umur Pnjg 4 b’ibdh. af1 tlat Ngucapny, gk kasi kado, krn Lg Skt. Krm Testi Jg Gk bisa. Nana Mks

From : <KaDE>   09/12/2006    05:01
…BukNlah BnYaknya UsIa, TtaPi Sberpa BnyaKkah aMal DalAm u$ia iTu… MuhaSabhlah!!!.. MEt hARi laHr TeMn mg Ridho 4_U1 Sllu Mnyrtai u.., Amin., KEep.. (^_^)

From : <04_EriS CALm>   09/12/2006    06:29
x oci, sLmet uLang taun ya, mdh2an oci pnjang umur, +dwasa, +pinter, sayang n disayangi ALLah, kLuarga, n tmen2 oci, Amin.. Hppy brthday.. x

From : <+62818083xxxxx>   09/12/2006    07:28
Shbis dingn tsapu hjan, hr pun tmpak b’seri spt ht Oci. he8x. MET B’HRIJADI y; Moga 4jjI sll mridoi. Amin. wah, tggal makn2ny niy. (moga ni tdk spt snyum yg aneh y). da..

From : <+6222912xxxxx>   09/12/2006    07:41
Burungpun b’lagu mnymbut mentari.. Merdu suara alam mngiring b’anjak dewasany drmu… Slamat Milad T2h… Smoga kini & esok qt smua lbh pandai mcerna hkmh hdp -Wulan-

From : <+62856246xxxxx>   09/12/2006    08:40
Met ulang taun, Ci! Hehe, lama tak bertukar kata, ya? Pakabar, euy? Crita2, donk! Susah klo bc blog soalnya.

From : <03_Indra>   09/12/2006    09:41
slmt ulng thn kmi ucpkn smg pnjng umur kt kn doakn - oci lgu tu sngguh mysatkn sbb umur tu kttapan - bkn brtmbah umur tp smkn mndkatkn kt pd maut - ayo oci tmbh dwsa

From : <04_BozziE>   09/12/2006    10:37
Ass. Bertambahnya umur mengantarkan seseorang pd kdewasaan. H V Bday Smoga sukses dan bahagia slalu. NB. Ditunggu traktiran ma kue Tarnya. -Bos-

From : <+6222915xxxxx>   09/12/2006    10:43
Assalamualaikum sodaraku.. HaPPy b’Day y.. MGa2 ocHiE mKin cKEp, mkin PiNteR, mKin pErATian aMa kTa2, PoKoNy yg BaEk2 dEh.. KaDonY NyuSuL aJa nTaR y.. -jKaGd-

From : <+62815739xxxxx>   09/12/2006    11:30
Oci met ultah ya.. Mga slalu bahagia.. Tmbh dewasa.. Cpt lulus.. All hope d best 4 u. (mEly)

From : <AnGELopE>   09/12/2006    12:03
Hepi BrrtDay, OwcHieh hOpe u’R driiM cOme tRue.. x N’anish ^,* x

From : <04_ADi IdOL>   09/12/2006    12:09
Freetalk mentari datang lagi. Dapatkan voucer makan GRATIS d ichibento bersama idola anda. Caranya ketik: SELAMAT <spasi> ULTAH <spasi> ROSI kirim ke 9288. Dtgu loh!

From : <Kk’PSiKoLOg>   09/12/2006    16:29
ALhamduLi4jj1, satu Peringatan teLah datang buat teh oChi, 20tahun udah diSpent nih? Moga seLalu daLam Manfaat yaH!

From : <06_TeTi>   09/12/2006    16:40
HePi BeDaY SwIt 20 (eHm)
HoPe aLL BeSt On U
HaVe A nIcE yEaR
hOpe 4JJI aLwAyS wItH U
+bAe +sOleh +sayang ma ak +sgala yg bae2 d AMIN
jd jgn lp, KpN QtA kMn? ;-)

From : <+62813223xxxxx>   09/12/2006    18:54
Bkn hal yg istimewa yg bs ku brkan untukmu sobat selain ucpn MET ULTAH YA CHI mg thn ini lbh baik dr thn-thn sblmnya (Nora_chan)

From : <Al Gebra>   09/12/2006    23:51
pun sbuah blati prnah kau tikamkn d da2ku, akn ku robek halman yg trtulis. bila ada kt dr ku yg jd bisa, sbtulny madu. truslah jd ros yg tnp duri, harum, & bila esok aku ta bumi lg, aku masih bs menghirupny. atau taburkn wangimu d pkuburanku. bila itu nasibmu, ku pinta pada Tuhan spy kau dipetik malaikat.. amin. Zack Algebra ‘04.

============================================================

Tidak terasa umur saya sudah diawali dengan angka 2. Padahal nyatanya, saya masih begitu kekanak-kanakan. Kata "dewasa", sepertinya masih terlalu dini untuk diterapkan pada diri saya.

Saya masih belum bisa menghargai waktu. Sifat malas dan suka menunda-nunda masih tetap saya pelihara dalam diri. Karenanya, banyak target-target hidup saya yang terbengkalai begitu saja.

Saya masih berpikir memandang masa lalu dan masa kini, bukan masa depan. Cita, tujuan, impian, semua masih seperti bualan tanpa tindak nyata yang saya lakukan untuk benar-benar bisa menggapainya kelak.

Saya masih belum bisa bersikap bijak dalam membuat keputusan. Grasa-grusu, tanpa pikir panjang, lebih mengedepankan perasaan daripada rasio, yang kesemuanya itu berakibat penyesalan pada akhirnya.

Saya masih belum bisa mengoptimalkan potensi yang saya miliki untuk berkarya, karena kekurangpercayaan diri dan kepesimisan yang masih saja belum bisa saya hilangkan.

Saya masih belum bisa menjadi sahabat yang baik bagi orang-orang di sekitar saya. Seringkali tanpa saya sadari saya membuat orang-orang di sekitar saya sakit hati, bersedih, kecewa, marah, kesal, dan tidak nyaman karena laku dan tutur saya yang tidak terjaga.

Saya masih lemah jika berurusan dengan masalah hati. Karenanya, ada beberapa manusia yang hingga kini "menjaga jarak" dengan saya. Sungguh tidak nyaman berhadapan dengan situasi takmengenakkan seperti ini, tetapi saya pun masih belum sanggup bersikap biasa-biasa saja dengan begitu saja melupakan semua yang telah terjadi. Untuk "A’Ardi", "Kang Yoga", dan "Jingga Prasetya": saya minta maaf, semoga kelak kita bisa "berdamai" dan bisa tertawa tanpa beban, serta menyikapi apa yang terjadi di masa lalu sebagai bagian dari episode hidup yang telah berlalu dan hanya menyisakan hikmah. Semoga.

Saya masih sering mengabaikan-Nya di setiap hembus napas dan jejak langkah saya. Betapa saya masih sering alpa dalam bersyukur. Betapa saya masih sering lupa bahwa Ia Maha Berkehendak. Kehendak-Nya yang tidak sesuai dengan kehendak saya sering saya caci dan sesali, tanpa mengingat bahwa tidak ada yang lebih baik daripada takdir-Nya. Betapa saya masih sering lupa bahwa Ia sangat pencemburu, sehingga cinta saya pada makhluk-Nya acapkali lebih saya prioritaskan daripada cinta saya pada-Nya.

Duh, Allah… astagfirullahal’adzim… mohon ampuni hamba-Mu yang penuh dosa ini…

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 09 Desember 2006 - 11 Desember 2006, sekitar pkl.23:00-pkl.00.00 WIB – 

al gebra, si perangkum lara

Filed under: my lovely friends — cherry-calosa at 9:35 pm on Monday, December 11, 2006

1 New Message >> Show

From : <+6285624xxxxxx>   09/12/2006    21:27
Hujan ini prsis ksdihan, trlalu dras & pnjang. dan luka smakin krasan, lupa kan prgi. ta jlas lg rupa sang cinta sbb duka darimu tlah mnikam logika, tpat d jantungny.

Sebuah jeda yang terlalu lama memakan detik-detik menguasai saya untuk membaca kalimat-kalimat itu, lagi dan lagi, lagi dan lagi.
Lalu, entah kenapa, perlahan konjungtiva saya mulai bereaksi.
Betapa ampuhnya 159 karakter yang merangkum lara menjadi bermakna itu membuat air mata saya menetes satu-satu begitu saja.
Entah siapa gerangan si perangkum lara yang menyerupakan hujan, sesuatu yang sangat saya cintai dan kagumi, sebagai kesedihan ini.
Sebuah jeda yang terlalu lama memakan detik-detik kembali menguasai saya untuk membaca kalimat-kalimat itu, lagi dan lagi, lagi dan lagi….
Hingga akhirnya…

Options >> Reply >>

To : <+6285624xxxxxx>   09/12/2006    23:12      
Sy tdk tahu siapa ini. Tp, siapa pun dirimu, sungguh sy mminta maaf ats duka & luka yg tlh sy tmbulkan, mgkn tnp sy sadari. Dan hujan.. biarkn sj dia jd pmbasuh hati.

Options >> Send >> Delivered: +6285624xxxxxx >> Back >> Back >> Exit >> Exit >> Keypad locked

1 New Message >> Show

From : <+6285624xxxxxx>   09/12/2006    23:19
tba2 sj ksdihan mnjelma puisi, sdang si inspirasi ta mungkin lg bs sy kirimi. mk kukirim padamu sbb sy tau kmu ngrti. maaf g’gu tdur oci, mklum lg kumat. maaf. gebra.

Tiba-tiba saja, saya sudah menghembuskan napas penuh kelegaan.
Syukurlah, ternyata segala duka dan luka itu bukan saya yang mencipta…

Options >> Reply >>

To : <+6285624xxxxxx>   09/12/2006    23:12      
Pfiuh.. syukurlah. Sy kira si prangkum lara adlh mnusia yg prnah sy lukai tnp dsadari. Trnyt ia hny 1org pujangga yg sdg kbingungn mmaknai diri. Smg cpt smbuh, gebra.

Options >> Send >> Delivered: +6285624xxxxxx >> Back >> Back >> Exit >> Exit >> Keypad locked

1 New Message >> Show

From : <+6285624xxxxxx>   09/12/2006    23:37
Klo nilai bs lbih dr spuluh, mk yg sbelas itu punyamu. tp sblas bkn ucapan trimakasih. budi dan cinta sma2 ta brbilang. angka trlalu lmah mndakiny. trimakasih ros..

Back >> Back >> Exit >> Exit >> Keypad locked 

Hmm… Al Gebra, begitu sang pujangga menamai dirinya.
Al Gebra, seorang sahabat yang memiliki masa lalu yang kelam dan buram.
Membuatnya mendendam pada kaum Hawa dan meragukan makna cinta.
Sungguh kasihan…
Semoga Allah swt. membukakan mata hatimu untuk melenyapkan duka dan luka itu, Gebra.
Karena saya tidak rela bila kau menyerupakan hujan sebagai kesedihan yang deras.
Karena hujan justru saya serupakan sebagai kebahagiaan yang deras mengaliri diri.

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 09 Desember 2006, pkl.23:49 WIB – 

Awal Hari: Sabtu, 9 Desember 2006

Filed under: happy days — cherry-calosa at 9:27 pm on Monday, December 11, 2006

"Happy birthday to me…
Happy birthday to me…
Happy birthday… happy birthday…
Happy birthday to me…"

Ada 3 hal yang lucu dan membuat saya tertawa kecil sendirian di ultah saya yang ke-20 ini. Apakah itu :D?

Pertama, temen baru saya dari Kalimantan ngucapin selamat 1 jam lebih awal! Hihihi… pertamanya saya kaget gitu, n baru nyadar beberapa menit setelahnya soal kenapa beliau bisa kayak gitu. Untuk kesekian kalinya, saya lupa soal pembagian waktu di Indonesia menjadi WIB, WIT, dan WITA, Saudara-Saudara ^_^ ! Heuheuheu…   

From : <Ukh Nisa>   08-12-06   23:04
Hdup ni sngkt mk jngn mbuat sngkt lg dg ssuatu yg sia2. Hri esok akn mnghps smua mimpi bruk, mngusir smua ksdhn n mnggntiny dg cnda twa. Hdup adlh indh bg orng brimn, akhrt dcntai bg orng yg brtkw, mrkalh orng yg brbhgia. Tnmkn dlm khylmu ttg kbrhsln n biarkn dia trtulis dlm htimu. MET
M!L@d Ukhti, mg mkin dwsa, mkin pintar, sukses dunia akhrt jg tmbh geulis. amiin. wah dah kpla 2 nih, dh mlai brcng dunk pqrnny :D. nisa tnggl tnggu kbr n undngn. Jazakallah y smua bntuanny

Demikian bunyi SMS beliau. Wuaaah, jadi terharu biru. Lengkap gitu, ada tausiyah, do’a, dan ucapan trima kasih. Btw, ‘undangan’ apa nih, Nis? Harusnya kan dirimu duluan yang ngasih daku undangan :p Ya Allah, semoga do’a temanku ini Kau-kabulkan. Amiin…

Kedua, temen saya dari Sastra Indonesia UGM malah sama sekali ga ngucapin selamat atau apa pun yang berkaitan dengan hari ultah saya. Mungkin karena beliau ga tau juga. Padahal beliau teman dekat yang cukup akrab dengan saya dan merupakan teman diskusi saya dalam memaknai hidup. Yang jelas, isi SMS-nya membuat saya kebingungan ^_^

From : <K’Wahid>   08-12-06   23:54
Kami Arus, Bukan Virus. Arus selalu bergerak, tak pernah diam. Arus memiliki arah, dan membawa semua menuju muara. Kamilah fenomena masa, tak pernah redup walau dicerca. Kami tak bisa berhenti, walau selalu dihalangi. Karena kami adalah arus, bukan virus (Oci, anak sang arus, bkn arus banjir)

Nah lho, maksudnya??? Hihihi… ngacung, ga ngerti, K’!

Ketiga, "manusia narsis yang menyebut saya ‘fans setia’ beliau" (padahal yang bener tuh: fans setia ‘tulisan-tulisan beliau’ :p) menelepon. Sekitar pkl.00:15 WIB menurut jam saya, HP saya berbunyi memainkan reffrain lagu "Angel Brought Me Here"-nya Guy Sebastian. Ringtone khusus yang saya set untuk satu nama. Benar saja, tertera nama "Akang ;)" di sana. Belum sempat saya angkat, HP saya keburu mati gara-gara low batt. Ups…

Dengan cepat saya segera mengisi baterenya, dan mengaktifkannya lagi. Beberapa menit berlalu. HP takjua berbunyi. Saya pun berniat menyetel CD "Nusa Damai"-nya Mas Budjana yang saya pinjem di Rumah Buku dan baru saya dengerin sekali. Rasanya pengen dengerin lagi "Medley: Wanita (1990)/ Trenggono (1985)". Enakeun teh, bener da! Saya langsung jatuh cinta begitu denger untuk pertama kalinya. Tapi ternyata, komputer saya malah nge-hang tanpa sebab yang jelas! Wuih, panik… panik…

Saat itulah HP saya berbunyi memainkan reffrain lagu Guy Sebastian lagi, selama beberapa saat. Waduh, gimana ini? pikir saya di tengah kepanikan. Lalu saya memilih untuk tidak mengangkatnya dan mencoba "mengobati" si kompi sayang lebih dulu. Pfiuh… syukurlah si kompi lekas sembuh setelah saya otak-atik sedikit. Tapi untuk kedua kalinya, sebelum saya sempat mengangkat, HP saya keburu mati lagi dan memunculkan tanda "1 miss called" di sana. Yah… afwan ya, Kang. Emergency pisan atuh da situasinya.

Dan akhirnya, sekitar 10 menit kemudian, barulah saya bisa berbagi kata dengan beliau tanpa hambatan lagi. Tidak lama, hanya 3 menit.

Lalu apanya yang lucu? Yang lucu adalah:
- Dugaan saya mengenai apa yang akan manusia yang satu ini lakukan menjadi kenyataan. Ya, walaupun saya agak kaget, adanya telepon dari beliau untuk mengucapkan selamat sebenarnya sudah saya duga sebelumnya. Wah, saya berbakat jadi penyihir yang jago ngeramal nih kayaknya, heuheuheu… :D
- Waktu beliau bertanya saya pengen kado apa, saya sempat terpikir untuk menjawab: "Nggak bisa yah, kalo dirimu dibungkus pake kertas kado, terus dikasih ke saya?" Hihihi… aya-aya wae… Eh, jangan GR ya, Kang?? Tidak ada maksud terselubung apa-apa kok, hanya ada sutradara di balik layar… (maksudnya???) Ya, gimana lagi da itu yang ada di otak, lagi ada setan meureun… >_<

Btw, alhamdulillah, "Medley: Wanita (1990)/ Trenggono (1985)"-nya Mas Budjana bisa saya dengerin juga. Wuih, mendamaikan! Bikin sejuk di hati, kayak lagi ada di padang rumput yang terhampar hijau meneduhkan trus dilengkapi turunnya gerimis yang membelai bumi. Bayangkan… bayangkan… adem nian! Di awal hari ini, lagu ini dan lagu "9 Januari" saya setel berulang-ulang. Kenapa lagu "9 Januari" juga? Selain karena lagu itu juga enakeun, saya gemes aja pengen ngubah judulnya jadi "9 Desember", kan jadi kayak lagu yang dibuat khusus untuk saya gitu, hihihi… :p Jadi pengen tau, kenapa ya Mas Budjana pilih 9 Januari, bukan 9 Desember?  (jawab Aming di Extravagansa mah: "Mene ketehe atuh, Neng?" :D)

Sepertinya untuk awal hari ini cukup sekian. Di akhir hari ini, barulah saya akan melakukan refleksi diri, Insya Allah.

Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih dan syukur takterhingga pada-Mu, ya Allah, karena telah mengizinkan hamba-Mu ini untuk masih bisa merasakan nikmatnya menghirup dan menghembuskan napas kehidupan di hari ulang tahunnya yang ke-20.

[alunan lagu "Medley: Wanita (1990)/ Trenggono (1985)"-nya Mas Budjana masih terdengar perlahan...]

NB:
Tahun lalu, saya mengirimkan SMS minta do’a pada beberapa orang sahabat di awal hari. Tahun ini, saya tidak lagi melakukannya, walaupun sangat ingin. Maaf buat Ukh Nisa dan K’Wahid yang ga saya bales SMS-nya. Pulsa saya tinggal Rp50,00 lagi, hiks… hiks…

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 09 Desember 2006, pkl.00:01 WIB - pkl.02:22 WIB – 

obrolan hujan

Filed under: kata-kata bermakna — cherry-calosa at 9:20 pm on Monday, December 11, 2006

1st Day

From : <+6285697xxxxxx>   28-11-06   13:41
AssaLamu’alaikum, apakabar sodariku yg tengah asyik memeLuk matahari di Derasnya hujan. Atau hujan-hujanan di Terik matahari? Hehe..

To : <+6285697xxxxxx>   28-11-06   
Was. Alhmdulillah, kbr sy baik. Jatinangor skrg mndung, ga ad mtahari, ga ad ujan. Dua2nya lg pd smbunyi =D.

From : <+6285697xxxxxx>   28-11-06   14:12
Jangan Liatin jendeLa muLu, menebak matahari atau hujan yg datang?! SmaNgat..

2nd Day

From : <+6285697xxxxxx>   29-11-06   13:26
Wah, sPrtinya sodariku ini tngah bgitu asyik mnghitung bLir2 hJn yg mRintik?! Sprti dtak ritmis, tam.. tam.. tam.. Dgn Stacato dan nada dasar D = do? Nice DaY..

3rd Day

To : <+6285697xxxxxx>   30-11-06
Duh, hr ni d bdg ga hujan =( Apa d tmptmu turun hujan?

From : <+6285697xxxxxx>   30-11-06   11:54
Apa tth ga kDinginan brHujan2an sLalu? ”Aku maTi basah di Tengah deRas Hujan nan riuh”. (^^;).

NB:
Itulah "obrolan tentang hujan" antara saya dan manusia yang saya namakan "Kk PSiKoLOg" di HP.
Well, si Matahari dan si Hujan akhir-akhir ini seakan berlomba memenangkan hari.
Kabarnya, kalo si Matahari tep bersinar sementara si Hujan tep ngotot merintik, pertanda buruk tuh.
Ah, masa iya? Sabodo teuing ah (: masa bodoh ah…), pokonya saya masih gak berubah:
Tetap mengagumi si Matahari dan mencintai si Hujan ;)

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 03 Desember 2006, pkl.19:48 WIB – 

Crescent Moon

Filed under: kata-kata bermakna — cherry-calosa at 5:56 pm on Tuesday, December 5, 2006
Lagu milikku ini akan menderukan musiknya di sekitarmu
sebagai bahu pemanja cinta

Lagu milikku ini akan menyentuh dahimu
sebagai ciuman pemberkatan

Bila kau sendiri, ia akan duduk di dekatmu

dan menyelimuti telingamu

Bila kau di keramaian, ia akan memusing memagarimu
dengan keterasingan

Laguku akan serupa sepasang sayap bagi mimpimu,
ia akan mengangkat hatimu ke bilik cahaya

Ia akan seperti bintang terpercaya
yang menerangimu ketika gelap malam turun di jalananmu

Laguku akan duduk di bola matamu,
dan akan membuat pandanganmu melihat intisari setiap hal

Dan ketika suaraku diam dalam kematian,
laguku akan berbicara pada hatimu yang hidup.

* Terjemahan dari puisi "Crescent Moon" karya Rabindranath Tagore

– Jatinangor, @ Chapter no.5, 06 Desember 2006, pkl. 09.10 WIB –