Forgive Me
Gak kerasa udah seminggu berlalu pasca Idul Fitri 1427 H (saya baru sempet ke warnet hari ini ^_^). Lebaran tahun ini buat saya gak jauh beda dengan Lebaran-Lebaran sebelumnya. Penyesalan karena target Ramadhan ga tercapai smua (duh, ampuni hamba-Mu ini, ya Rabb… lagi-lagi…) , bikin kue, kumpul sama keluarga di Bandung, silaturahmi keliling, makan ketupat plus opor, ngabisin kue =D, mudik ke Purbalingga (ceritanya nyusul yah, Insya 4W1!), dan deringan HP yang selama beberapa hari berturut-turut terus terdengar. Yup, yang terakhir ini yang bikin takjub. Dari tahun ke tahun, jumlah SMS yang masuk terus bertambah. Heran saya, apa karena banyak yang ngerasa punya banyak salah sama saya, atau justru banyak yang ngerasa saya punya banyak salah sama mereka ^_^ ? Yang jelas, tahun ini SMS yang saya terima berjumlah hampir 60 (cuma kurang 2)!
Isi SMS yang saya terima bermacam-macam, dan sebagian besar adalah SMS massal. Bukan masalah sebenarnya, hanya saja sejujurnya saya lebih menghargai yang bukan SMS massal alias yang memang ditujukan pada saya. SMS yang bukan massal ini ditandai dengan adanya panggilan nama saya di dalamnya. Tiap kali membaca SMS seperti itu, hati saya lebih terenyuh dan saya lebih mudah untuk memberi maaf jika si pengirim memang pernah berbuat salah pada saya. Tahun ini hanya ada beberapa SMS seperti itu, yakni dari sahabat-sahabat terdekat saya yang agaknya memang sudah sangat memahami saya. Duh, jadi terharu… =)
Bukan berarti saya tidak menghargai para pengirim SMS massal. Saya sangat bahagia karena jadi tahu bahwa begitu banyak manusia yang sudi memasukkan saya ke dalam daftar penerima ucapan maaf mereka. Ada kata-kata yang membuat saya tersenyum atau tertawa geli. Ada pula yang membuat saya termenung lama. Ada juga yang membuat saya menghela napas, mengerutkan kening tidak mengerti, meng-AMIN-ni, dan semuanya membuat saya lekas mengirim balik ucapan maaf saya untuk mereka. Momen Lebaran tahun ini pun tidak saya sia-siakan dan saya manfaatkan untuk bermaaf-maafan.
Di sini saya salin sebagian SMS yang saya terima. Saya memang punya hobi yang membuat orang-orang yang mengenal saya menggeleng-gelengkan kepala keheranan campur takjub sambil bergumam: "Siga nu euweuh gawe wae… (Kayak yang nggak ada kerjaan aja…)", hihihi… bae ah =p. Hobi tersebut adalah menyalin SMS-SMS yang masuk ke Inbox HP saya. Dulu, saya menyalinnya di buku harian. Sekarang, saya menyalinnya di folder khusus di komputer saya. Tentu tidak semua SMS saya salin, hanya sebagian besar saja. Itupun yang memang mengabadikan momen-momen tertentu. Rasanya sayang jika SMS-SMS itu langsung saya hapus begitu saja tanpa saya salin terlebih dahulu. Hmm… ada gak ya yang punya hobi seperti saya =D?
========================================================================
From : <+62818021xxxxx> 21-10-06 13:30
Maaf Atas Klncngan Lidah, kburukan Perangai, kbusukan Hati. maaf Atas Sgala Kkhilafan Yng Mngkin Tak Saya Sadari Tlah Mnorehkn Luka Di Hatimu. jafar. Taqobbllahuminnawmngkum.
From : <+62818096xxxxx> 21-10-06 20:33
Have a heart that never hate, have a smile that nvr fade, have a touch that nvr hurt, have a friendship that nvr broke! joyeux L’aid eL Fitr.. pardonnez-moi. *ephong*
From : <05_Inteung> 22-10-06 16:24
Brbhgialh kt yg trlhr dlm keadaan ISLAM. yg mnjlnKn syari’atNya & smg kt trmsk org2 yg akn mnccpi Syrga. Tmpat trindh dr 4JJI u/ org2 yg Briman. MhN mAaF LaHiR bAtiN
From : <04_ACHiE> 22-10-06 20:37
4JJ bless me much a great family a great friends a great time thru all the years & most of all a great chance to says ”I’M SORRY” MinaL Aidin WaL Faidzin.
From : <05_BaGuS> 22-10-06 23:26
30 hari kau libas lawan2mu.. Lalu ”Priiit… Priiiiit… Priiiiiiiit….!!!” pluit panjang berbunyi.. tanda usai kompetisi.. Kini tiba kalamu menginjak podium, mencium medali, mengangkat tinggi piala, lambaikan tangan, serukan takbir, Rayakanlah kemenanganmu kawan!! ”Selamat… Mohon maaf lahir & batin” jangan lupa oleh2 untukku.. Bagus (^,^)
From : <+62813217xxxxx> 23-10-06 04:58
Apa Kbr Jiwa? Smga Trtmpa Oleh Bln Trbyah Dri. Apa Kbr Hati? Smga Trbningkn Dgn Maaf Yg Tulus. Taqobalallahu Minna Waminkum Siamana Wasiamakum. Minal Aidzin Walfaidzin Ya ^_^ Icha.
From : <04_Eris> 23-10-06 06:06
Lebaran = kmpuL kLuarga, mkan ktupat, kue Lbran, bju bru mgkin. Di Luar sna, org2 pnggiran, ank2 jLanan, kdang bingung hrus ngapain. Met IduL Fitri, maafin ksLhan2 eris ya
From : <04_Adi> 23-10-06 08:56
Maaf de owcih, bknnya saya lancang. Maaf, bkn pula saya ikut-ikutan. Tp maaf, sya bnr2 mnta maaf. Maaf lhr batin yeah!. Maafin ADI yg ganteng ini =D
From : <05_NJAy> 23-10-06 18:03
Mengenalmu, anugrah indah bagiku.. berbuat salah padamu.. beribu penyesalan hantuiku.. dgn tak pedulikan rasa malu, kumemohon maaf padamu.. selamat idul fitri.. –jay–
From : <Ang6ia arab> 23-10-06 18:21
Bilih Kantos Nyungkelit Dina Ati Teu Genah Dina Manah Kasiku Catur Katajong Omong Mugi Ridho Ngahapunten Samudaya Kalepatan Tqbblallahu Minna Wa Mnkum Wilujeng Boboran Siam 1427 H .giE
From : <04_IsTi> 23-10-06 19:33
An open heart of forgiveness.. A pure mind of peacefulness.. Let’s celebrate the day of our victory with optimism spirit… ”MINAL AIDIN WAL FAIDZIN”
From : <05_Novi> 23-10-06 20:07
Hatiku tak sbening XL & tak scerah MENTARI. Byk khilaf bqn FREN kcwa. Kuminta SIMPATImu, tuk BEBASkan dr roaming dosa. MaafiN sMua ksLhan mpeE Ya! MET IDUL FITRI..
From : <+62852213xxxxx> 23-10-06 20:40
Assww Chi, punten psan ats khilaf yg pnh tjd, sgl kta yg mgores hati, maaf y ^_^ .. Smg saat btmu nnti, rmdhan tlh mgjarkn qt u/ lbh baik dr sblmny, amin ^_^ Anin_ms
From : <04_Wawa> 23-10-06 21:01
Laughing is a sign of happiness, praying is a sign of good faith, & forgiving is a sign of holiness heart Minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir & batin
From : <Vuterlanik> 23-10-06 22:12
Uti ga bisa blg apa2 lg.. Cm satu MAAF yg mknanya ttp sm utk diucapin 1x atau 1000x, yg pst g kn ckup bwt ngbyr slh ke oci,, af1 ukhti, utk sgl kkcwan yg kutimbulkan..
From : <Dta niy!> 24-10-06 04:08
Tqbl4WI minna & minkum, shyamana & shyamakum, & amalu jihad, fi syahrir Rmdhn & kullu ’am, & yastagfir 4WI alainaa, & antum bi khoir. Mhn maaf ats sgl khilaf & dosa –Deta
From : <04_DiNa> 24-10-06 04:37
dMost beaUtiFul woRd’s 4JJI.. dMoSt beAuTiful sOng’s aDzan.. dPerFect enCycloP’ in dWoRld’s quRan & dBeSt day in dWorLd’s iDul fiTri.. So, miNaL aidin waLfaidzin y..
From : <Ley Nini> 24-10-06 07:32
Rasa sesal emg slalu dtg trlmbt. Namun tak ad kt trlmbt tuk sgera mminta maaf. Mumpung qta msh kbagian Idul Fitri, yu qta manfaatin momen ini. Maafin kslhn sy y, ci.
From : <00_UriP> 24-10-06 08:04
Ramadhan sgera blalu, hujan pahala sgera reda. Smg stlhny qta dpt tumbuh mjd tunas2 phn takwa yg bmanfaat. Taqabbalallahu minna waminkum. Maafkn lhr & btin. –urip 00–
From : <02_SaLmaN> 24-10-06 08:22
Smoga ktulusan memohon maaf & keikhlasan u/ slg memaafkan bkn skadar trend di hari lbrn. Smoga qta senantiasa mnjaga tali silaturahim qta. Mhn maaf lhr & batin. -Sal-
From : <+62856978xxxxx> 24-10-06 14:26
Hari ini umat islam tak kuasa mnahan tangis di kala rmdhn mninggalkn qt. Kmbl dg ht brsih & suci d hr yg fitri. Slmt hr ry idul fitri. Maaf bgd ye… ~DiTa RK2~
From: < Akang
> 24/10/2006 15:07
Smoga lebaran kali ini mnjadi moment bagi kita untuk selalu lbh baik drpd hari2 yg tlah lalu. Taqabalallahu minna wa minkum… ~Donny~
From : <+62856247xxxxx> 24-10-06 16:04
tiada gading yg tak retak, tiada bisul yg tak bengkak, tiada tuyul yg tak botak, tiada THR yg dtolak, Hahaha :-), MET IDUL FITRI 1427 H mhn m’f lhr btn. Peace JaKagD
From : <03_Arie D> 24-10-06 21:11
Kata wangsit jayusman, hidup ini tidak bisa diulang, tapi selama ini kita pasti mengulangi kesalahan2 baik disengaja maupun tidak. Utk itu jadikanlah hidup ini lebih hepi dengan saling memaafkan. Maapin aye ye ye ye. Smile.
=========================================================================
Memaafkan kesalahan dan melupakannya, menjadikannya sebatas pemberi hikmah yang berharga, sungguh bukan hal yang mudah. Ngomong sih gampang, apalagi lewat SMS. Hanya saja perlu dipertanyakan ulang:
"Setulus apa kata MAAF yang kita lontarkan?"
Bisa jadi -seperti kata Salman- lontaran kata MAAF hanya sekadar ikut-ikutan trend hari Lebaran. Na’udzubillah… semoga saja tiap kata MAAF yang kita ucapkan pas Lebaran kemarin, baik secara langsung bertemu dengan si penerima maaf maupun hanya melalui SMS, telepon, atau kartu ucapan, benar-benar berasal dari ketulusan hati. Ya, jadi bukan hanya sekadar pemanfaatan momen yang tidak bermakna dan asal ucap MAAF saja.
Semoga pula setelah Lebaran tahun ini, kita tidak lagi mengungkit kesalahan masa lalu orang-orang yang kita kenal. Selebihnya, kita pun jangan sampai mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama. Cukup sudah menyakiti hati orang lain dengan ucapan dan tingkah laku kita. Berhenti pula bersikap egois dengan tidak peka memerhatikan perasaan orang lain. Yang lebih penting dan perlu diingat yakni momen kita meminta dan memberi maaf. Apa kita baru ikhlas meminta dan memberi maaf hanya pada momen Lebaran saja? Tentu gak, kan?
Setiap saat adalah saat introspeksi diri. Setiap saat, kapan pun kita sadar telah berbuat salah, itulah waktunya kita memberanikan diri untuk meminta maaf. Setiap saat, kapan pun ada yang berbuat salah pada kita, itulah waktunya kita melapangkan dada untuk memberi maaf. Sikap berani dan lapang dada, sudahkah kita punyai?
[Serasa ngasih tausiyah buat diri sendiri gini, heuheu... =D]
Jawaban saya pribadi sih, saya belum punya. Maksud saya, belum punya sepenuhnya. Meminta maaf bagi saya bukan hal yang sulit, tetapi memberi maaf… oh, saya masih saaaaangat sulit untuk berlapang dada memberi maaf. Seringnya, saya menyimpan rasa sakit hati saya dalam waktu yang lama yang kekal dalam ingatan (salah satu sifat jelek saya ^_^ ). Semoga seiring berlalunya waktu, saya bisa lebih berlapang dada memberi maaf pada manusia-manusia yang pernah berbuat salah, menyinggung dan menyakiti hati saya. Amin-in ya!
NB:
Mo ngucapin lagi ah: "Taqobalallahu minna wa minkum, Teman-Temanku =)!"
Maaf juga buat teman-temanku yang SMS-nya saya salin di sini tanpa diminta izin terlebih dahulu, heuheu… tenang saja, kalian semua sudah kuampuni (loh?!). Jangan lupa, sisakan oleh-oleh pulang mudik untukku =p
– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 31 Oktober 2006, pkl.23.56 WIB –