…yang telah dan ingin untuk kurasakan…
Telah kurasakan betapa sakitnya kala keinginan tak sejalan dengan kenyataan…
Telah kurasakan pahitnya cinta dunia…
Telah kurasakan patah semangat kala asa telah tinggal secuil…
Telah kurasakan panasnya debu jalanan menyapu wajahku…
Telah kurasakan terhinakan oleh wajah yang tiba-tiba berpaling dan meninggalkan…
Telah kurasakan rapuhnya hati tatkala jatuh dari langit harapan…
Kini aku ingin merasakan langit jihad…
Ingin kurasakan jatuh di jalan berdebu dan lututku berdarah…
sebagai pengorbanan untuk-Mu…
Ingin kurasakan nikmatnya cinta syahid…
[catatan seorang mujahid yang tidak kukenal, 9 Agustus 2005]
Ya Rabb, izinkan hamba-Mu ini berjihad di jalan-Mu dengan caranya sendiri…
– Jatinangor, @ Chapter no.5, 19 Agust 06, pkl.09.39 WIB –