coretan-coretan tangan seorang rosi rosmala dewi

MenYeLami HaTi… MeMakNai DiRi… MeReSapI HiDUp…

kambuhnya penyakit lama

Filed under: corat-coret ga jelas — cherry-calosa at 6:53 pm on Sunday, August 27, 2006

Rekor!

Sekaligus 6 post di-publish hari ini di blog saya!
Sebenernya ada beberapa post lagi, tapi ntar aja ah di-publish-nya :D
Tulisan yang saya publish hari ini sebenernya flashback akhir minggu kemaren. Terakhir saya
ke warnet hari Kamis, 24 Agustus, dan saya udah cukup lama ga nulis blog (biasanya 2 hari 1x!). Eh, muncul lagi dengan 6 tulisan yang… topiknya nyaris sama! Heuheuheu… maap maap maap… penyakit lama lagi kambuh (Munakahat Oriented akut & lose control of my mind!)!

Jadi… begitulah adanya :D

Seseorang yang baru saya kenal dan baru memasuki kehidupan saya, bilang ke saya:
"seperti keimanan, kadang naik, kadang turun…menulis juga seperti itu…dan, kebanyakan blogger yang lain juga seperti itu…ada saatnya mereka cukup lama nggak bikin tulisan baru, tapi datang lagi dengan tulisan yang lebih fresh dan lebih mencerahkan…"

Entah apa tulisan saya lebih fresh dan lebih mencerahkan setelah berhari-hari lamanya ga nulis, dan sekarang baru nulis lagi di blog. Tapi, saya sendiri malah ngerasa tulisan saya hari ini lebih ke curahan hati belaka, heuheuheu… ^_^"
Yah… semoga aja ada pembaca yang merasa fresh dan tercerahkan setelah membaca
tulisan-tulisan saya hari ini (minimal ada reaksi geleng-geleng kepala sambil ber-ck.. ck.. ck…, hihihi… :D)

NB:
Mohon maap… mungkin saya baru akan mengecek Friendster & email lagi 4 September nanti
(smoga sebelum tanggal itu saya sempet ngecek), pas masuk kuliah semester 5.
Seminggu ini saya mo fokus nyelesein targetan-targetan liburan saya yang masih terbengkalai
sebagian.
Jadi, buat temen2 yang ngirim misej, nge-add saya, ngasih saya testimonial, ngasih comment
di blog, atow ngecek tulisan baru saya di blog… SABARLAH MENUNGGU…!
Wah wah, kesannya saya kayak orang penting banget yak, dasar Oci… Oci… heuheuheu… :D
Yu ah sadayana… c u next week!
Rindukanlah aku, hihihi… :)

invitation

Filed under: corat-coret ga jelas — cherry-calosa at 6:45 pm on Sunday, August 27, 2006

Kamis siang, 24 Agustus 2006, saat makan siang di PEDCA Jatinangor, tiba-tiba muncul Leny dengan sepucuk surat undangan di tangannya…

J0341738_1Jadi teringat sesuatu… sepenggal percakapan beberapa bulan lalu, dengan seorang lelaki yang membuat saya kagum, dan masih saya kagumi hingga detik ini…

From : <+6281320******>   03-02-2006   21:17
Ass apa yg bakal kmu lakukn klo org yg kmu dambakn ngundang kmu ke akad nikahny dgn org lain??

To : <+6281320******>   
Aku akn mnanggapiny dgn senyuman dan kalimat: “Alhamdulillah, smoga dia mmang bungkusn tbaik dr 4WI u/mu. Doakan aku agr bungkusan tbaik dr 4WI u/ku pun sgera dkirimkan. Smoga berkah 4WI slalu mlimpahi kalian berdua.” Tapi aku tdk akn datang pd akad nikah mereka. Mnurutku itu trbaik utkku & dirinya. W4JJIalam.

From : <+6281320******>   03-02-2006   21:36
Akhwt yg sy dambakn bakal nikah akhir bulan ini.. dgn ikhwn yg jauh lebih smpurna dr sy.. aduhai.. btapa cepat mahligai itu terisi..

Mau tau apa yang saya tulis di buku harian saya? Baca aja:

"Aku merasa kosong. Tahu-tahu saja konjungtivaku yang telah sekian lama tidak berkontraksi mulai bekerja lagi. Garis sejajar itu hadir di kedua pipi, dan seiring tetesan yang mengaliri pipi, terus ke bawah dagu. Hatiku merasakan kepedihan yang teramat sangat. Perasaan apakah ini?

Kenapa justru salah satu manusia yang begitu kusayangi di dunia ini tidak dapat memperoleh apa yang ia dambakan? Kenapa justru ia tidak dapat menikmati kebahagiaan? Rasanya tetesan air matanya (entah di pipi atau hanya di hatinya) begitu nyata kulihat, hingga aku pun tidak dapat menahan diri untuk tidak menangis bersamanya. Sedang menangiskah kau di sana? Apa yang kaurasakan? Ikhlaskah kau, duhai Mentari? Sakitkah? Pedihkah? Kenapa aku bisa merasakan semuanya itu? Kesakitan dan kesedihanmu merupakan kesakitan dan kesedihanku pula. Kenapa bisa seperti itu? Ya, seakan akulah yang kehilangan sesuatu yang ingin kumiliki. Seakan akulah yang menerima undangan itu. Seakan aku menjadi dirimu…

Kenapa aku? Kenapa kamu memberitahukan ini padaku?

Bukankah ini adalah hal yang begitu pribadi? Terlalu pribadi hingga aku merasa heran kenapa kau menceritakannya padaku? Yang kutahu, kau tidak semudah itu menceritakan tentang dirimu padaku. Kini tiba-tiba kau memberitahuku tentang peristiwa yang menimpa dirimu, yang menyangkut hatimu. Kauingin aku berbuat apa? Kauingin aku berkata apa? Menemanimu berbagi kata? Menyemangatimu? Atau sekadar memberi komentar saja? Apa yang kauinginkan untuk aku lakukan? Akan kulakukan apa saja. Karena aku bersyukur jika aku sudah kaupercayai untuk… katakanlah… menjadi teman tempat kaubercerita tentang hidupmu. Yah… walaupun aku tidak bisa berbuat lebih, dan aku tidak sebijak dirimu, setidaknya aku ingin bisa membuat senyummu terlahir kembali… Biasanya kau yang selalu melakukan itu terhadapku. Kini, aku pun ingin melakukan sebaliknya terhadapmu…"

Begitulah yang saya rasakan saat orang yang saya kagumi ngasitau saya berita itu. Alhamdulillah-nya, lelaki yang sempat patah hati ini emang tegar banget, setegar batu karang di lautan mungkin, karena hingga detik ini pun sepertinya dia masih baik-baik aja (itulah salah satu sebab saya kagum sama makhluk ini :D). Semoga aja tetep seperti itu yah…

Kembali ke cerita awal. Leny bawa surat undangan pernikahan seorang teman kami, akhwat, seangkatan di Sastra cuma beda jurusan. Walimahnya Minggu, 27 Agustus 2006. Saya, Leny, dan beberapa orang teman lainnya kaget banget waktu ngebaca undangan itu. Bukan karena kaget coz semuda itu udah nikah, atau kaget karena cuma nama Leny yang tercantum di undangan dan yang lain nggak (hihihi… tapi yang diundang kata si calon pengantin: Leny dkk. kok :D), tapi kaget karena…

Akhwat itu adalah wanita yang sudah cukup lama didambakan salah seorang teman kami di jurusan!

Ya, sebut saja namanya Pablo. Pablo ini sering curhat sama saya tentang apa yang dia rasakan pada si akhwat tsb. Saya tau sekali gimana seriusnya perasaan Pablo sama si akhwat tsb (mungkin udah nyampe tahap pengen ngelamarnya jadi istri!), begitu pun sebagian kecil teman-teman saya seangkatan di jurusan. Untungnya, waktu Leny nunjukin undangan itu, Pablo lagi ga ikut makan siang bareng kami. Kalo ngga, entah gimana wajah Pablo (nangis mungkin? Pablo emang termasuk tipe lelaki melankolis…). Selama beberapa saat, saya dan teman-teman terdiam sambil bareng-bareng ngeliatin surat undangan itu. Lalu, kami mulai bicarain tentang Pablo… hingga akhirnya kami memutuskan untuk memberikan undangan itu pada Pablo. Cepat atau lambat, Pablo harus bisa nerima kenyataan ini…

Dan kesedihan yang pernah saya rasakan beberapa bulan lalu itu pun terasa lagi. Sakit rasanya hati ini, walaupun bukan saya yang ngalamin situasi ini, walaupun bukan saya "yang dikasih undangan buat menghadiri pernikahan orang yang saya dambakan". Entah kenapa… mungkin saya ngebayangin aja kali ya, apa yang akan saya rasakan, dan apa yang akan saya lakukan kalo saya ngalamin situasi ini. Akankah saya setegar lelaki yang selalu saya kagumi??

Entahlah.

backsound yang pas banget:

… Saat menjelang hari-hari bahagiamu… Aku memilih ’tuk diam dalam sepiku… Saat mereka tertawa di atas pedihku… Tentang cintaku yang telah pergi tinggalkanku… Aku tak peduli, sungguh tak peduli… Inilah jalan hidupku… (Sedih Tak Berujung - Glen Fredly)

NB:
Tuk temanku, "Pablo Piccaso" yang lagi patah hati: Belajarlah ilmu ikhlas dari film "Kiamat Sudah Dekat" ya, Fren…

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 26 Agustus 2006, pkl.22.12 WIB —

U Don’t Even Know Me!

Filed under: kata-kata bermakna — cherry-calosa at 6:41 pm on Sunday, August 27, 2006

Window_3Edward Bloom : "Sandra Templeton, I love you and I will marry you…"
Sandra Templeton : "U don’t even know me!"
Edward Bloom : "I have the rest of my life to find out."

Taken From "Big Fish"


[my favourite dialogue in my favourite film :D]

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 26 Agustus 2006, pkl.21.22 WIB —

hunting books!

Filed under: buku-buku berbobot — cherry-calosa at 6:37 pm on Sunday, August 27, 2006

Siang tadi saya mampir ke Gramedia bareng Leny, my beloved friend. Qt bdua emang udah kangen banget sama Gramedia… sama-sama udah berbulan-bulan gituh ga sempet mampir ke tempat ini (liburan ngapain aja atuh Neng? :P). Nyampe Gramedia jam11-an, niat cuma sampe jam1. Itu pun cuma liat-liat, kagak ada niat beli, coz kondisi keuangan tidak memungkinkan, hiks… hiks… maklum mahasiswi, lagi liburan pula, minim pemasukan :P.

Akhirnya dengan mata berbinar-binar penuh gairah, saya mulai menelusuri buku-buku yang ada di sana…

Berikut judul-judul yang menarik perhatian saya dan membuat saya berkeinginan kuat buat memiliki buku-buku tersebut:

Sang Pemimpi  [fiksi, Andrea Hirata, Rp38.000]
Detective Conan 
[komik, Aoyama Gosho, Rp11.000]
Digital Fortress 
[fiksi, Dan Brown, Rp70.000]
Pramoedya Ananta Toer, Dari Dekat Sekali 
[sejenis biografi, Koesalah Soebagyo Toer, Rp38.000]
Perkembangan Janin Dari Minggu Ke Minggu (?!) 
[education, Nakita, Rp30.000]
Panduan Lengkap Menulis Artikel, Feature, dan Esai 
[tips, F.Rahadi, Rp29.000]
Belajar Jurnalistik Dari Nilai-Nilai Al Qur’an 
[religi, Amilia Indriyanti, Rp16.500]
Al Qur’an, Kitab Sains dan Medis 
[religi, Syekh Yusuf al-Hajj Ahmad, Rp43.000]
Cermin Hati, Perjalanan Rohani Menuju Ilahi 
[religi, Wawan Susetya, Rp55.000]
Einstein Tak Pernah Menghapal
[education, Diane Eyer dkk., Rp59.000]
The True Power of Water 
[science, Masaru Emoto, Rp50.000]
Why Men Don’t Listen and Women Can’t Read Maps 
[psikologi, Allan & Barbara Pease, Rp55.000]
Tujuh Pertanyaan Menjebak dalam Wawancara Kerja 
[tips, Indra Ismawan, Rp15.000]
Slow and Steady Get Me Ready: Buku Pedoman Pengembangan Anak Dini Usia  (?!) 
[education, June R. Oberlander, Rp45.000]
Kado Pernikahan Untuk Istriku  (?!) 
[religi, M. Fauzil Adhim, Rp65.000]
Dajjal Sudah Muncul Dari Khurasan
[religi, Abu Fatiah Al Adnani, Rp45.000]
99 Q For Family 
[religi, Sulaiman Al Kumayi, Rp65.000]
Ketika Cinta Berbuah Surga 
[religi, Habiburrahman El Shirazy, Rp20.000]
Di Atas Langit Ada Langit 
[religi, Ahmad Humaedi, Rp23.000]
The Great Knight, Ksatria Pilihan di Sekitar Rasul 
[religi, DR. Abdurrahman 'Umairah, Rp65.000]
Tears of Heaven: From Beirut To Jerusalem
[fiksi, dr. Ang Swee Chai, Rp68.500]
Life of Pi 
[fiksi, Yann Martel, Rp55.000]
Epigram 
[fiksi, Jamal, Rp49.000]
Kambing Jantan, Best Indonesia Blog Award 2003 
[masuk kategori apa ya??, Raditya Dika, Rp29.000]
Flowers For Algernon 
[fiksi, Daniel Keyes, Rp45.000]
Pertarungan Jiwa Billy 
[fiksi, Daniel Keyes, Rp 55.000]
Harun Yahya series
[gtau brapa harganya]
Buku-buku panduan program komputer (Adobe, Corel, PowerPoint, dll dll)
[gtau juga brapaan]
Buku-buku panduan memasak makanan Sunda, makanan bayi, kue kering, bolu, dll dll

Wah, banyak juga yah??
Dan gak ada satu pun yang bisa kebeli sama saya hingga akhir Agustus… hiks… hiks… :(    

Catatan judul-judul di atas bukan berdasarkan skala prioritas kok, jadinya ngacak deh. Semuanya pengen dibeli euy! Tapi September nanti target yang mo dibeli cuma 2 buku: Sang Pemimpi n Conan, sisanya ntar deh bulan depannya lagi, trus bulan depan dari bulan depannya lagi, terus bulan depan dari bulan depan dari bulan depannya lagi… dan seterusnya jikalau kondisi keuanganku memungkinkan, heuheuheu… poor me :D!! Di Palasari ada gak ya?

Ada yang mo minjemin saya gak?? Mau dong!
Atow… ada yang berbaik hati mau beliin buat saya??? Ngasih gratis gitu maksudnya :D
Kyaaaa…. pengen… pengen…! Boleh banget tuh (emang ada Ci yang mau beliin? sstt, milad saya 4 bulan lagi, ingat-ingat:
9 Desember yah… ditunggu loh… :D)! Eits, kecuali buku M. Fauzil Adhim yak, soalnya kalaupun saya pengen ada yang beliin buku itu, yang beliin haruslah ‘orang yang akan menjadi pendamping hidup saya’, alias calon suami saya nanti, heuheuheu… biar pas gitu loh :D

Semua buku di atas belum saya baca. So… kalo ada yang udah baca satu atow lebih dari buku-buku itu, saya sangat berterima kasih kalo ada yang berbaik hati mau bikinin resensinya buat saya (lewat comment atow via misej friendster). Atow ada yang mo nyaranin supaya saya lebih memprioritaskan sebuah buku di antara judul2 tsb untuk cepet2 saya beli? Atow ada yang mo nyaranin supaya saya jangan sampe beli salah satunya? Sok atuh diantosan (silakan, ditunggu…). Saya lebih berterimakasih kalo ada yang ngasih saya resensi sekaligus BUKUNYA… !!! :D

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 26 Agustus 2006, pkl.21.16 WIB —

How could it be?

Filed under: nice film! — cherry-calosa at 6:29 pm on Sunday, August 27, 2006

Ariiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii_2Honestly, ada yang menggelitik saya pas baca kalimat di bawah judul film di atas.
Cuma kalimatnya saya ganti sedikit jadi:

How do you fall in love to someone you’ve never met?

Misal kita bersimpati, mengagumi, menyayangi, mencintai, bahkan mengimajikan ’seorang manusia yang belum pernah kita temui’ sebagai pendamping hidup kita. Kita berkenalan dengannya lewat surat, email, atau… friendster! Kita hanya mengenalinya lewat tulisan-tulisannya yang menjadi penghubung kita dengannya saat berinteraksi. Kita hanya melihat sosoknya di foto-foto yang diberinya atau dipajangnya. Tidak ada SMS… tidak ada telepon… (bahkan kita gak pernah tau berapa nomor HP-nya!)… hanya tulisan!

How could it be?

Bagaimana bisa??? Heran saya juga… Lah trus kenapa saya ngebahas hal ini?

Karena… karena… heuheuheu… :D :D :D

NB:
Saya pengeeeeeen banget nonton film ini!
Apalagi theme song-nya Somewhere Only We Know-nya Keane… My favourite band!!
Saya baru liat sinopsis & cuplikan-cuplikan film ini di Cinemania TV7, hiks… hiks… :(
Ada yang udah nonton? Ada yang mau buatin resensi film ini buat saya ga??
Pliiis… tengkyu peri mac buanget deh kalo ada yang bersedia :)

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 26 Agustus 2006, pkl.20.03 WIB —

S I C K

Filed under: about my 'heart keeper'... — cherry-calosa at 6:21 pm on Sunday, August 27, 2006

Kamis pagi, 24 Agustus 2006, di tengah kesibukan mengisi KRS (Kartu Rencana Studi) Semester Ganjil di Dekanat Fakultas Sastra… seseorang menghampiri…

"Ci, bade naros,"
(Ci, mau nanya,)
"Naros naon?"
(Nanya apa?)
"Tapi punteeen pisan, teu aya maksud nanaon da, atanapi naon kitu…"
(Tapi maaf sekali, ga ada maksud apa2 kok, atau apa gitu…)
"Naon sih?"
(Apa sih?)
"Terang kabarna si —- [sebuah nama] teu?"
(Tau kabarnya si —- [sebuah nama] ga?)
"Wah, duka atuh. Terakhir nga-SMS dia naroskeun nilai, pertengahan Juli gituh.."
(Wah, gatau yah. Terakhir nge-SMS dia nanyain nilai, pertengahan Juli gitu..)
"Henteu, sanes nanaon. Eta budak teh saurna mah sakit…"
(Ngga, bukan apa2. Itu anak kabarnya sakit…)

Selanjutnya, saya bersikap seakan ga ada apa2, padahal hati saya ga karuan. Antara kaget, cemas, dan gak percaya: Manusia yang satu itu sakit?? Kok bisa?? Sambil mengalihkan perhatian ke KRS yang lagi saya isi, saya nunjukin kesan acuh ga acuh sama penjelasan si pemberi kabar yang ga keduga ini. Katanya, HP manusia yang satu itu sulit dihubungi, kadang aktif, kadang nggak, dan sering gak bales SMS. Oh oh, benarkah??

Lalu, karena munculnya rasa keingintahuan saya yang ga terkontrol, saya pun mulai mencari berita lebih lengkap seputar itu… saya menghampiri seseorang yang lagi duduk di tangga depan Dekanat…

"Punten, mau nanya,"
"Apa Ci?"
"Em… si —- [sebuah nama] beneran sakit?"
"Iya, kabarnya sih sakit parah gitu. Sampe sempet mo dipulangin aja gitu,"
"Ohya? Trus program-nya udah selesai?"
"Dikit lagi katanya. Emang ga SMS-an?"
"Em… ga pernah lagi sih. Udah 2 bulan,"
"Iya, kasihan si — [sebuah nama]"
"Em… emang dia sakit apa?"
"Katanya sih kecapean, tapi yang parah… demam dan flu,"
"Oh… emang selesainya kapan sih? Balik ke Jatinangor lagi kapan?"
"28 September balik kok,"
"Oh gitu… em… yaudah deh, cuma mo nanya itu aja. Makasih ya…"

Dan saya ngacir lagi ke dalem Dekanat, ngelanjutin proses pengisian KRS sambil menata hati dan pikiran yang mulai ke mana-mana. Makin menyusup rasa khawatir itu…

Setelah dengan sangat suksesnya ga berkomunikasi hampir 2 bulan lamanya, ternyata tetep aja mendengar kabar ini, saya merasa agak terguncang… Terbayang keadaan si manusia yang lagi sakit ini di kota lain sana, jauh dari keluarga, jauh dari orang-orang yang disayanginya dan menyayangi dia… Yah, bisa ditebak, sentimentalitas saya muncul lagi ke permukaan. Untunglah itu hanya sesaat saja, gak berlebihan dan gak meluap-luap (ga sampe minta pulsa orang buat nelpon dia nanyain kabarnya, misalnya…). Apalagi waktu saya sampaikan berita sakitnya manusia yang satu ini ke salah satu sahabat terdekat saya di kampus…

"Le, ada kabar buruk."
"Apa Ci?"
"Em… tadi ada yang ngasitau kalo si —- [sebuah nama] sakit parah,"
"(merengut cuek) Trus?"
"Yah… em… kasian aja, jadi… em… kepikiran…"
"(merengut dengan raut wajah males) Udahlah Ci, ga usah dipikirin lagi kali! Emang siapa dia gitu loh?"
"Tapi… kasian kan, Le?"
"Ya boleh aja simpati sebagai sesama manusia. Tapi gak penting gitu loh! Emang Oci siapanya dia?"
"Em… iya sih…"
"Udahlah, gak usah mikirin dia lagi, Ci!"

Kata-kata sahabat saya ini ngingetin saya soal kedudukan saya di mata manusia yang lagi sakit itu. Ya, saya sama sekali bukan siapa-siapanya. Teman? Bukan. Sahabat? Bukan juga. Pacar? Bukan banget! Istri?? Apalagi itu… BUKAAAAAAN!!!! Saya bukan apa-apa, nothing, ga ada spesial-spesialnya. Ga penting kaliiiii…. Pfiuh… sekarang saya cuma manusia yang mengenalnya dan dikenalnya sebagai senior dan junior di kampus, itu aja. Yah sudahlah… toh di antara kami udah ga da apa-apa lagi (emang dulu ada? ada apa gitu? gatau deh… ga jelas… heuheuheu… ^_^). Yang bisa saya lakukan cuma satu aja, mungkin: berdoa buat kesembuhannya… amiiiin… sok atuh lah, sing geura lulus… cepatlah kau jadi sarjana dan kerja di kota lain selain Bandung… agar hati ini takkan pernah lagi terguncang, walau hanya sedikit…

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 24 Agustus 2006, pkl.23.04 WIB —

…yang telah dan ingin untuk kurasakan…

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 7:32 pm on Friday, August 18, 2006

Telah kurasakan betapa sakitnya kala keinginan tak sejalan dengan kenyataan…

Telah kurasakan pahitnya cinta dunia…

Telah kurasakan patah semangat kala asa telah tinggal secuil…

Telah kurasakan panasnya debu jalanan menyapu wajahku…

Telah kurasakan terhinakan oleh wajah yang tiba-tiba berpaling dan meninggalkan…

Telah kurasakan rapuhnya hati tatkala jatuh dari langit harapan…

Kini aku ingin merasakan langit jihad…

Ingin kurasakan jatuh di jalan berdebu dan lututku berdarah…

sebagai pengorbanan untuk-Mu…

Ingin kurasakan nikmatnya cinta syahid…

[catatan seorang mujahid yang tidak kukenal, 9 Agustus 2005]

Ya Rabb, izinkan hamba-Mu ini berjihad di jalan-Mu dengan caranya sendiri…

– Jatinangor, @ Chapter no.5, 19 Agust 06, pkl.09.39 WIB –

Jejak Nyata Sang Bunga

Filed under: pengennya teh nulis cerpen, tapi jadinya?? — cherry-calosa at 8:56 pm on Thursday, August 17, 2006

Jasmine_kecil_15Ada sebentuk jiwa yang hendak bersandar pada jiwaku. Ada segumpal asa yang hendak bernaung pada hatiku. Ada setumpuk penat yang hendak berteduh pada punggungku. Mereka menyatu dalam diri setangkai bunga:

Yasmin.

Begitu saja ia mengetuk pintu hidupku, meniti satu ruas alur takdirku. Detak waktu menemaniku mengamatinya tumbuh, berkembang mulai dari sekuncup mungil yang mencoba mengerti dunia. Mekarnya takut-takut, perlahan-lahan sambil mengintip setiap lubang yang terlihat. Ia begitu rapuh dan tak ingin telanjur layu sebelum merasai hangatnya sinar mentari di mahkotanya, serta sejuknya tetes-tetes embun pagi di kelopaknya.

"Kau matahariku, Cakra. Kau menerangi hidupku sekaligus menyejukkannya."
Bukan, Yasmin. Aku bukan matahari. Aku bukan embun pagi. Aku hanya seorang Cakra. Cakrawala. Luas tak bertepi. Entah berujung di mana.
"Tetaplah di sana. Jangan pergi."
Aku tidak bisa berjanji saat ini, Yasmin. Kelak, aku tidak akan pergi, jika memang harus.
"Mekarku belum lagi sempurna."
Ya, karenanya, aku sudah tidak kauperlukan. Hadirku hanya untuk memberanikanmu tumbuh. Saat kau masih kuncup, aku membujukmu ‘tuk merekah mekar. Dunia yang penuh warna-warni bisa kau indrai jika kau mau membuka diri. Kini kau sudah hampir menggenggam dunia itu walau mekarmu belum lagi sempurna. Kau sudah bisa memilah antara warna hitam, putih, dan abu-abu. Warna-warna lain belum bisa kaupilah. Indahmu belum lagi menyapa isi dunia. Teruslah berusaha, tanpaku.
"Jika itu yang kauinginkan, maka sebaiknya aku saja yang pergi."
Kau tidak perlu melakukannya, Yasmin.
"Angin akan membantu menerbangkanku ke tempat kau tidak bisa melihatku, Cakra."
Haruskah demikian? Cukup aku saja yang menghentikan kemataharian dan keembunpagian diriku. Lalu, kau tidak akan tergantung lagi pada adaku untuk menyempurnakan mekarmu.
"Aku butuh matahari. Aku butuh embun pagi. Dan itu kau, Cakra."
Tidak, Yasmin. Sejatinya, matahari adalah Matahari, dan embun pagi adalah Embun Pagi. Aku hanya seorang Cakra. Cakrawala. Aku bukan penerang, karena sejatinya aku tidak punya cahaya seperti Matahari. Aku bukan penyejuk, karena sejatinya aku tidak punya bening air seperti Embun Pagi.
"Apakah kau tidak bisa menjelma menjadi matahari dan embun pagiku?"
Entah. Aku tidak berhak menjawabnya. Ada Maha Kuasa di luar kita yang Maha Tahu jawabannya.
"Aku mengerti. Kau memang tidak berkewajiban menjawabnya. Aku pun selayaknya tidak berhak menanyakannya padamu."
Maafkan, janganlah kau layu hanya karena pudarnya kemataharian dan keembunpagianku. Teruskan perjuanganmu untuk mekar sesempurna-sempurnanya, hingga dapat kaupilah semua warna yang ada di dunia. Hingga dunia bisa menikmati keindahanmu. Kemudian pada akhirnya, kau pun dapat turut mewarnai dunia dengan warnamu sendiri.
"Tenanglah, aku tidak akan layu. Aku ingin mekarku sempurna, hingga tidak sia-sia makna hadirmu mulai kuncupku hingga kini."
Yasmin, maafkan aku.
"Sudahlah. Kau memang bukan dewa dan bukan malaikat. Kau memang hanya manusia biasa, tapi bagiku kau lebih dari itu semua. Tak terdefinisikan dalam kata. Aku bahagia memiliki kesempatan mengenalmu."
Jangan lepaskan dunia yang sudah kaugenggam dalam tanganmu, Yasmin.
"Tidak, tidak akan pernah kulepaskan."
Yasmin, temukanlah Matahari-mu yang sesungguhnya. Temukanlah Embun Pagi-mu yang sesungguhnya. Jika Sang Maha Kuasa menghendaki keduanya kautemukan dalam diriku, kau pasti akan kembali ke tempatku kelak. Atau aku yang akan mencarimu di mana pun tempatmu berada.
"Terima kasih, Cakra."

Lalu, angin berhembus, meniup bunga yang belum lagi mekar sempurna itu menjauh dari jarak pandangku. Harumnya meninggalkan jejak di keluasan diriku. Satu lagi jejak yang tertinggal dari setangkai bunga yang secara tidak kusengaja berhasil kumekarkan. Entah sudah berapa tangkai bunga yang menyisakan jejak dalam diri ini. Hanya saja, jejak yang baru tercetak dari setangkai bunga yang belum lagi mekar sempurna ini terasa begitu nyata. Ada keinginan untuk menghapusnya seperti jejak-jejak yang lain. Namun, ada keengganan untuk melakukan selekasnya. Untuk yang satu ini, biarlah tertunda sejenak, dan waktu sajalah yang kuizinkan menghilangkannya.

[Cakrawala merentangkan sayap ketegarannya lebar-lebar. Ia yakin, kelak, di waktu yang tepat sesuai kehendak Sang Maha Kuasa, akan tercetak jejak ternyata dalam dirinya. Jejak keharuman yang bukan tertinggal, tetapi memang sengaja ditinggalkan. Entah jejak dari setangkai bunga yang mana. Yang pasti, jejak yang satu itu, akan tercetak selamanya dan tidak akan pernah terhapus. Karena pemilik jejak itu sendiri, akan terus menemani Cakrawala menjalani sisa hidupnya di dunia. Dan Cakrawala dengan seizin-Nya akan menjelma Matahari dan Embun Pagi bagi Sang Bunga. Untuk saat ini, Cakrawala hanya mampu melantunkan senandung doa...]

… kudedikasikan untuk seorang sahabat yang kelak akan mengabdikan diri sepenuhnya pada kemanusiaan …

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 180806, pkl.06.42 WIB –

big warning… attention please…!

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 8:47 pm on Thursday, August 17, 2006

PERUSAHAAN RAKSASA & PRODUK-PRODUKNYA PENYOKONG ZIONIS ISRAEL
Oleh : Redaksi 01 Aug 2006 - 6:10 pm

Kita mungkin terkejut ketika mengetahui ternyata uang yang kita belanjakan selama ini sebagian besarnya untuk membantai bangsa
Palestina (plus Irak, Libanon, Afghanistan). Barang-barang yang kita konsumsi sehari-hari mulai dari susu, penyedap rasa, telepon genggam (HP), kosmetik bayi, pakaian, dan masih banyak lagi, punya andil untuk menjadikan kita sebagai seorang pembunuh berdarah dingin secara tidak langsung.

Itulah yang terjadi sekarang. Produsen barang-barang tersebut sangat loyal kepada pemerintahan Israel yang sekarang membunuh rakyat Palestina yang tidak berdosa setiap harinya. Bahkan, tak sedikit dari perusahaan itu secara terang-terangan mendukung penjajahan Israel atas bangsa Palestina.

Berikut ini beberapa perusahaan-perusahaan tersebut :

AMERICA ONLINE TIME WARNER (AOL TIME WARNER)
Perusahaan komunikasi terbesar yang menguasai Amerika. Hampir seluruh sahamnya dimiliki oleh orang-orang Yahudi. Sebagian produk perusahaan ini adalah Majalah Time-Live, Kantor Berita CNN. 30% keuntungan investasi raksasanya digunakan untuk kepentingan Israel. Tahun 1998, mendapat penghargaan JUBILEE AWARD (penghargaan tertinggi pemerintahan Israel yang diberikan kepada person atau lembaga sebagai rasa terima kasih atas bantuan dan pertisipasi untuk  kepentingan Zionisme Internasional).

APAX PARTNERS & CO LTD
Perusahaan ini bergerak hampir di berbagai lahan bisnis, misalnya keamanan, travel, supermarket, sponsor, dan penyelenggara Grand Prix. Beroperasi di Amerika Serikat dan Inggris. Telah menginvestasikan 100 juta dollar di Israel tahun 2000. Berencana untuk meningkatkan volume investasinya menjadi 600 juta dollar untuk tiga tahun berikutnya. Mantan PM Netanyahu pernah memberikan penghargaan JUBILEE AWARD atas jasa-jasanya membantu Israel.

COCA COLA COMPANY
Terhitung sebagai perusahaan raksasa dunia. 30 tahun lamanya mendukung Israel secara terang-terangan. Bahkan, membuat iklan yang menyakitkan hati umat Islam. Dengan menampilkan Qubbatus Sakhra (Rock Dome) dalam iklannya. Coca Cola mempunyai 200 lebih produk minuman. Namun hanya tiga yang terkenal: Coca Cola, Sprite, Fanta
[komentar saya: qta masih bisa idup kan klo gak minum lagi merk2 minuman yg ada di bwh label COCA COLA COMPANY?? misal ganti minuman pengisi waktu luang qta dengan es kelapa, es buah, teh, jus buah, aer putih juga banyak, sehat lagi =D...]. Perusahaan ini sangat eksis di negara-negara Arab bahkan hampir di seluruh dunia karena didukung oleh konglomerat bahkan pemerintah setempat.

DANONE
Salah satu produsen susu, permen, biskuit, wafer, dan bahan makanan
[komentar saya: oy, masih buanyaaaaaaaaak merk lain yang memproduksi makanan-makanan jenis ini & ga kalah enak! percaya deh... wong saya tukang makan, heuheuheu... =D]. Mempunyai badan riset dan pengembangan di Israel. Loyalitasnya penuh untuk kepentingan Israel. Salah satu produknya di Indonesia adalah air mineral dengan merk AQUA [komentar saya: coba ganti dengan merk air mineral MQ Jernih ato Al Ma'soem, sama-sama sehat qo! dijamin HALAL pula! heuheuheu... promosi gituh... =D]. Mendapat penghargaan JUBILEE AWARD dari Israel tahun 1998.

DELTA GALIL
http://www.inminds.com/boycott-delta-galil.html
Termasuk salah satu produsen garmen Israel yang membantu Israel untuk mengusir bangsa Palestina dari negerinya sendiri. 25% sahamnya dimiliki oleh perusahaan Sara Lee (perusahaan pakaian jadi, makanan kaleng. Lihat keterangan di bawah). Mantan PM Israel Ehud Barak punya hubungan kekerabatan dengan ‘bos’ perusahaan ini. Di antara merk-merk produknya adalah Calvin Klein, Ralph Lauren, Hugo Boss, Donna Karan, DIM [komentar saya: ganti parfum apa susahnya sih? ga usah pake parfum lah, kayu putih aja, ato minyak telon, wangi juga kan?? anget lagi, baik buat kesehatan... =D]. Mempunyai jaringan garmen di Eropa. MARKS & SPENCER di Inggris, HEMA di Belanda, Carrefour dan Auchan di Perancis, LINDEKS di Swiss dan Tchibo di Jerman.

WALT DISNEY

Walaupun terdapat saham Amir Saudi Waleed bin Thalal di Walt Disney, namun perusahaan yang bergerak di bidang hiburan, film dan animasi ini murni mendukung Israel. Disney selalu berusaha untuk memburukkan citra Arab dan umat Islam dalam produk-produknya. Ironisnya, 100 juta dollar hasil produksinya dibeli oleh TV Arab dan Timur Tengah serta 200.000 wisatawan Arab berkunjung ke Disney Land. Salah satu usahanya yang menonjol untuk mengubah sejarah ummat Islam dengan membuat pameran ‘Milenium’ dengan maksud untuk mempopulerkan alQuds sebagai ibukota ‘Abadi’ bagi Israel.

ESTEE LAUDER

Bos perusahaan ini Ronald Lauder merupakan bisnismen yang paling fanatik dengan keyahudiannya. Ia mengepalai beberapa lembaga
fundamentalis Yahudi di antaranya Jewish National Fund. Produsen minyak wangi dan kosmetika ini mempunyai merk-merk terkenal seperti Aramis, Clinique, Dikny, Prescriptives, Origins, Mac Cosmetics, La Mer, Bobby Brown, Tommy Hilfiger, Jan, Donna Karan, Eifida, Stella Cosmetics, Jo Malone, Bombel & Bombel (Bb), Kat Spad
[komentar saya: buat yang suka dandan niy, hati-hati, emang fisik qta jadi cakep, tapi masih mau jadi pembunuh yang cakep?? hayooo... =D].

IBM COMPANY
Merupakan perusahaan komputer terbesar di Amerika dan dunia. Di Mesir, produk ini jarang dipakai karena harganya terlalu tinggi untuk level pribadi. IBM mempunyai investasi yang cukup besar di Israel. Bahkan mereka mendirikan badan Riset (R&D) dan mempekerjakan
sekitar 2000 orang Yahudi di perusahaannya. Dalam pernyataannya di Jerusalem Post, Lawrence Ribkyrdi -vice president IBM- mengatakan bahwa tanah ini (tanah Palestina yang dijajah Israel), dan ideologi yang dianut (Zionisme) mempunyai arti yang sangat penting bagi IBM. Perusahaan ini juga telah menerima penghargaan berkali-kali dan salah satunya di masa pemerintahan Ariel Sharon.

JHONSON & JHONSON
Begitu pedih ketika kita mengetahui bahwa perusahaan yang memproduksi bahan-bahan kosmetika untuk anak-anak (bahkan ibu-ibu), pembasmi nyamuk, dan produk lainnya ini ternyata sangat mendukung penjajahan Israel
[komentar saya: alhamdulillah ponakan saya gak pake merk ini. kontradiktif banget yah? hiiiy... gembar-gembor soal kesejahteraan bayi & ibu melalui produk mereka, tapi nyatanya malah turut andil mendukung penyiksaan terhadap para bayi & ibu... KACAU!]. Produk-produk ini membanjiri rumah kita walaupun dengan harga yang lebih mahal ketimbang produk lainnya. Jhonson & Jhonson telah membeli Pabrik Pusains di Haifa seharga 400 juta dollar pada September 1997. Pada masa Netanyahu, perusahaan ini  mendapat penghargaan JUBILEE AWARD.

KIMBERLY-CLARK
Produsen tisu, pembalut wanita, dan produk-produk perawatan diri wanita ini mempunyai investasi 14 juta dollar lebih. Produksinya
banyak dipakai di negara-negara Arab. Mempunyai merk-merk terkenal seperti tissu Kleenex, pembalut wanita Kotex, Hugess, Andreeksi
[komentar saya: kayaknya pengelap keringat para serdadu Israel & kaum zionis abis ngebantai umat Islam adalah merk tisu ini ya??]. Nilai investasinya di Israel mencapai 50 juta dollar. Pada masa Netanyahu, perusahaan ini menerima JUBILEE AWARD yang langsung diterima oleh President Direkturnya, Robert B Van Der Meero.

LEWIS TRUST
Kepala perusahaan ini-seorang Yahudi ekstrem-David Lewis merupakan salah seorang investor terbesar di bidang pariwisata dan perhotelan di Palestina. Perusahaannya, dengan mengumpulkan dana, mempunyai peranan penting terhadap meluasnya pendudukan Israel atas tanah bangsa Palestina. Diantara hotel-hotelnya Isrotel di Palestina, Eprotel di Spanyol dan Portugal. Juga beberapa savana di Inggris serta mempunyai merk pakaian River Island. David Lewis juga anggota pendiri Yayasan Inggris-Israel.

LOREAL
Perusahaan yang berproduksi alat-alat kecantikan wanita ini mempunyai sikap yang mendua. Ketika Liga Arab mempropagandakan embargo terhadap produk Israel, LOREAL termasuk yang akan menghentikan produksinya di Israel. Namun, akibat keputusannya ini LOREAL didenda 1,4 juta dolar Amerika. Akhirnya bukan malah menyetop produksinya, justru malah menambah angka produksi. Sekarang ini LOREAL menjadikan Israel sebagai pusat produksinya. Bahkan sahamnya sebanyak 35% dijual kepada perusahaan Interbeauty seharga 9 juta dolar. Hasil-hasil produksinya menjadi merk terkenal. Misalnya GIORGIO ARMANI, REDKEN AVENUE, VICHY laboratoires, La Roche Posay, Ralph Lauren, MAYBELLINE, BIOTHERM, Helen Rubinstein, Garnier
[komentar saya: takut denda, jadi plin-plan gituh yah? duit oh duit... sering banget jadi senjata pembunuh nurani dan kemanusiaan...].

MARKS & SPENCER
Perusahaan yang mempunyai jaringan butik di Inggris merupakan pendukung utama Israel dalam setiap aksinya. Tak ada perusahaan yang punya dukungan sebesar Marks & Spencer. Hal ini dituturkan sendiri oleh Lord Marcus Seif. Salah satu tujuan perusahaan ini didirikan adalah sebagai penopang pertumbuhan ekonomi bagi Israel. Sejarah berdirinya perusahaan ini memang penuh warna Yahudi. Bahkan jauh sebelum negara Yahudi diproklamirkan. Berdiri tahun 1884 oleh Michael Marks seorang Yahudi Rusia. Sejak berdiri, perusahaan ini melaju pesat dan dipimpin oleh tokoh-tokoh zionis. Selain mengumpulkan dana untuk membantu migrasi Yahudi ke bumi Palestina, mereka juga mendukung penuh Inggris-sebagai negara adidaya waktu itu-dalam perpolitikan untuk maslahat Israel. Mendapat penghargaan berkali-kali dari pemerintahan Israel. Salah satunya JUBILEE AWARD.

NESTLE
Sungguh mengejutkan hati, tatkala perusahaan yang berpusat di SWISS dan memproduksi bahan-bahan makanan menjadi salah satu perusahaan yang sangat membantu Yahudi dalam setiap aksinya. Perusahaan raksasa yang mempunyai cabang hampir di seluruh negara di dunia ini mempunyai tak kurang dari 17 laboratorium riset dan pengembangan (R&D). Di antara laboratorium yang terpenting ada di Israel. Operasinya khusus untuk mengembangkan makanan yang sesuai dengan syari’at Yahudi. Sebanyak 50% sahamnya dipegang oleh orang-orang Yahudi. Yang terbesar adalah "OSEM" memproduksi makanan. Pada masa Netanyahu, NESTLE dianugrahi JUBILEE AWARD. Cukup banyak produk-produk NESTLE. Di antaranya, susu NIDO, NESCAFE, VITTEL (merk dagang perusahaan air mineral, diantaranya adalah BARAKA), Pure Live, Susu Carnation, Lypies, Milk Maid, minuman coklat Nesquik, penyedap rasa MAGGI, Cross & Balckwell, coklat KITKAT, Milk Bar, Quality Street, Lion, Polo, makanan kucing Felix. Yang harus diketahui bahwa produk-produk NESTLE mempunyai nama dan merk sesuai dengan negara setempat
[komentar saya: ini nih yang paling susah, soalnya banyak banget konsumennya dan susah nyari barang pengganti dari merk laen yang sama enaknya. apalagi kalo yang udah fanatik sama 1 merk. apalagi buat tukang makan kayak saya, hiks...]. 

NEWS CORPORATION
Imperium produsen ‘kabar berita’ dan film yang beroperasi di AS dan dunia. Kaisarnya adalah seorang Yahudi Robert Murdoch. Investasinya diperkirakan mencapai 42 milyar dolar Amerika dengan income pertahun 14 milyar. Berupaya untuk selalu mempropagandakan ideologi Yahudi dengan teknologi yang dimiliki. Banyak perusahaan-perusahaan Arab yang membeli film-film produk New Corporation ini. Juga, tak sedikit pula yang menjalin kerjasama bisnis dengannya. Khusus di tanah pendudukan, News Corporation membuka lapangan kerja bagi para pemuda  Yahudi. Begitu juga diseluruh cabang-cabangnya. Memiliki perusahaan film 20th CENTURY FOX, Tv FOX, FOX for Kids, SKY TV, StarTV, National Geographic Channel, koran Weekly Standard, News World, The Sun, Times, Sunday Times, Time Educational, Daily Telegraph, Herald Sun, Independent, News Photos, Sunday Herald, Sunday Meil, New York Post, dan sebagainya. Juga buku-buku serta jurnal khusus. Dari data di atas, cukuplah bagi Murdoch News Corporation untuk menutupi data dan fakta serta memplintir semua yang terjadi di Israel
[komentar saya: seperti yang udah diomongin Pak Deden beberapa waktu lalu, bahwa terjadi perang informasi di dunia ini. propaganda melalui media marak terjadi. masyarakat dininabobokan informasi yang bertolak belakang sama sekali dengan fakta... wah, hati-hati, jgn mudah terpengaruh... qta harus kritis & nyaring semua informasi yang masuk ke otak qta nih!].

PERUSAHAAN HP NOKIA
Percaya atau tidak bahwa ternyata perusahaan komunikasi yang berpusat di Finlandia ini tak lain hanya salah satu media untuk melanggengkan penjajahan Israel. Investasi NOKIA di Israel mencapai 500 juta dolar AS
[komentar saya: oh tidaaaaaaaak!!! HP saya pun masih NOKIA!!! pengen diganti tapi ga ada duit, hiks... buat semua yang juga make NOKIA: ga usah maksa ganti HP, tapi qta gunain HP itu buat hal-hal positif aja yuk, mis.nyebarin info ini, ngasih tausiyah buat temen, jalin silaturahmi, dll. yang diridhoi Allah. setuju??? yuuuu.... =D]. Juga memfasilitasi pembangunan pangkalan teknologi mutakhir yang dikontrol sepenuhnya oleh Israel. Hal ini diungkapkan secara jelas oleh pimpinannya, Lars Wolf. Bahkan Wolf menambahkan, seluruh aset komunikasi mutakhir digunakan untuk membantu Israel menjadi negara termaju di bidang komunikasi.

REVLON
Produsen kosmetika, hiburan, dan seni. Seluruh produk kosmetiknya membawa merk dagang REVLON
[komentar saya = komentar buat ESTEE LAUDER...]. Pemiliknya adalah seorang Yahudi fundamentalis-ekstrem, milyarder Ronald Phrilman. Seorang yang sangat antusias mempropagandakan Holocaust seantero dunia. Selain memiliki perusahaan kosmetik REVLON, juga mengepalai New World Corporation di bidang hiburan dan perusahaan FORES. Tentu saja keuntungan yang didapat digunakan untuk kepentingan Yahudi.

SARA LEE
Memproduksi pakaian jadi, makanan kaleng serta kosmetik perawatan diri. Memiliki 25 % saham perusahaan DELTA GALIL (keterangan di atas). Mendapat Penghargaan JUBILEE AWARD.

SILVRYDITCH
Bergerak di bidang produksi alat kecantikan, minuman keras, roti dan biskuit serta bahan-bahan makanan. Keuntungan perusahaan ini
sebagian besarnya didermakan untuk membantu Israel mengusir rakyat Palestina dari tanahnya sendiri.

THE LIMITED
Salah satu perusahaan yang terang-terangan membantu Israel dengan segenap kemampuannya. Berdiri tahun 1963 di Ohio. Memiliki sekitar 2700 trade center ditambah 5 mall dengan menggunakan nama berbeda. Misalnya Express sekitar 668 tempat. The limited 389 tempat. Learner New York 560 tempat. Structure 369 tempat. New York and Company 79 tempat plus tempat-tempat lain. ‘Bos’ perusahaan ini adalah seorang Zionis Extrem, Lesley Wykanser. Anggota dewan pengurus sekte "Eimet" yang terdiri dari bisnismen dan politikus Yahudi. Dari lembaga inilah muncul kamar perang Informasi dengan tujuan membentuk opini Amerika dan Internasional untuk mendukung Israel dan memusuhi Arab dan Umat Islam secara kontinyu. Para tokoh Eimet ini di antaranya adalah Leonard Eibrimson-investor di bidang kesehatan (salah seorang ketua). Termasuk dalam dewan pengurusnya adalah Berny Markos (pendiri perusahaan Home Depot), Lesley Wykanser (bos The Limited), Edgar Brownfman (pemilik perusahaan Cygram), Lo Dunberry (pialang di pasar uang Amerika Wall Street dan pemilik saham salah satu bank terbesar di Israel). Tokoh penting lainnya adalah Jean Kirk Patrick, mantan Duta Besar AS untuk PBB.

HOME DEPOT
Perusahaan kedua terbesar di bidang bisnis. Keuntungan penjualannya pertahun mencapai 45 milyar dolar AS. Mengelola sekitar 1029 outlet di Amerika, 67 di Kanada, 7 di Amerika Latin plus mengelola 26 markas untuk menyelenggarakan pameran serta bekerja sama dengan 227 ribu orang. Mempunyai merk dagang EXPO (penyelenggara pameran), Villadger hardware, Giorgio light. Pemiliknya adalah Berny Markos salah saorang pengelola kamar perang informasi.

INTEL
Perusahaan raksasa AS yang bergerak di bidang informasi dengan produknya yang terkenal Intel Pentium. Untuk memboikotnya termasuk yang paling sulit karena hampir semua hardware komputer bagian dari produknya. Intel merupakan lembaga teknologi Amerika yang mendukung penjajahan Israel atas bangsa Palestina secara terang-terangan. Tahun 1974, Intel membangun Labor Riset dan Pengembangan pertama diluar Amerika yaitu di Haifa. Sejak tahun itu Intel terus membantu pengembangan teknologi Israel baik secara komunikasi maupun militernya. Intel juga membangun pabriknya di tengah pemukiman Keryat Gat (nama sebelumnya ialah el Mansyiat el Iraq) dengan mengusir 2000 orang Palestina yang menghuni 300 rumah. Juga menghancurkan 2 mesjid dan sebuah sekolah. Dengan kapasitas 4000 orang Yahudi, maka Intel menjadikan tempat ini sebagai lokasi terpenting untuk mengekspor teknologinya dengan omset 3 juta dolar perharinya. Untuk diketahui, Pentium 4 merupakan hasil produksi pabrik ini
[komentar saya: yang ini PALING SULIT! karena qta bisa gaptek kalo ga pake ini! rugi banget! sama kayak NOKIA, semoga Allah masih mengampuni qta jika qta masih make ini, tentu aja asal dimanfaatkan buat yang positif juga. setuju??? harus!! =D]. Selain itu juga Intel mempunyai R&D di wilayah Al Quds. Total omset Intel di Palestina sesuai dengan statistik tahun 2001 mencapai 2 milyar dolar.

Ironis memang, hampir semua perusahaan ini mempunyai pasar di negara-negara Arab dan Islam. Padahal semua produk dan keuntungannya semata-mata untuk memusuhi bahkan membantai bangsa Arab dan ummat Islam.

Allahumma farrij anna alkarb wa ‘anil makrubiin.

Kairo, 30 April 2002
Hanafi Yunus, aktifis SINAI (Studi Informasi Alam Islami)
disarikan dari mingguan el- Osbo’ Edisi 267, 2 Shafar 1423/15 April 2002)

Sumber :
http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=74987&kat_id=156 

[Betapa produk-produk tersebut begitu dekat dengan keseharian qta! Tapi... bukan hal yang sulit bukan untuk mengganti jenis produk Zionis yang biasa qta pakai dengan produk non-Zionis? Qta toh ga rugi-rugi amat. Lebih rugi lagi jika qta memilih untuk bersikap masa bodoh dan terus mengonsumsi produk Zionis yang jelas-jelas digunakan untuk tujuan mencabut nyawa umat Muslim! Emang mau jadi pembunuh?? Kerugian terbesarnya adalah murka Allah SWT yang kita terima karenanya! Na'udzubillahi mindzalik! Kini qta disodori pilihan: menolak menjadi pembunuh berdarah dingin secara tidak langsung, atau bersikap masa bodoh dan menutup mata? Semuanya balik ke diri qta sendiri, karena ada seorang sahabat yang pernah bilang sama saya bahwa "kemerdekaan terbesar seorang manusia adalah untuk memilih". Jadi, terserah kalian, Saudara-ku... saya hanya mencoba mengingatkan dan membuka mata qta semua yang telah lama terpejam dalam buaian kenikmatan. Intinya mah: MARI BERUSAHA SEMAMPU QTA UNTUK MEMBOIKOT PRODUK ZIONIS DI INDONESIA! Setidaknya dengan melakukan itu, masing-masing dari qta tidak hanya mengandalkan doa untuk mencegah satu kepala saudara qta terpenggal...]

– pfiuh… kalo pake istilah Kang Barly: This is BIG WARNING FOR MYSELF, too! yuk sama-sama berjuang di jalan Allah… semampu qta… —

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 170806, pkl.16.24 WIB —

A Speech From Bush (READ THIS!)

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 8:38 pm on Thursday, August 17, 2006

Pidato Presiden Bush

Sifat : Rahasia
Waktu : Rahasia
Tempat : Rahasia

Ehm… ehm…
Kepada yang terhormat Direktur CIA, FBI, Direktur Bank Dunia, ADB, IMF, CEO Haliburton, Exxon Mobil, Freeport, bankir-bankir Internasional, dan semua yang telah membantu kami membiayai perang Irak, Afganistan, serta menyebarluaskan kekuasaan imperium global, direktur media dan televisi CNN, ABC, NBC, yang telah membantu propaganda kita, kami ucapkan terima kasih.

Hari ini adalah hari yang sangat penting karena pada hari ini saya akan melaporkan keadaan Indonesia, negeri yang mayoritas penduduknya Islam, yang dulu kita takuti itu, sekarang sama sekali tak berdaya di hadapan kita.

Karena kini tak ada satu pun yang perlu kita takutkan dari negeri itu, laporan intelijen mengatakan bahwa tak ada satu pun bahaya
potensial yang akan mengganggu kepentingan kita di negeri itu.

Kita tidak perlu takut kepada angkatan bersenjata mereka, karena senjata yang mereka gunakan adalah kiriman dari negeri kita. Lihatlah ketika kita jatuhkan embargo senjata, tentara-tentara mereka seperti maling ompong (ha ha ha… penonton tertawa). Yang lebih lucu lagi, kemarin presidennya sendiri yang memelas pada kita untuk menghentikan embargo itu (ha ha ha… penonton tertawa). Kasihan… kasihan…

Tak perlu takut pada generasi mudanya. Rupanya faham materialisme, budaya konsumtif, hedonisme, individualisme, yang kita ajarkan lewat iklan-iklan kita, tayangan-tayangan televisi kita, film-film kita, propaganda-propaganda kita, sudah tertanam pada hati dan pikiran sebagian besar dari mereka. Jangankan memikirkan negeri atau umatnya lebih-lebih agamanya, kini mereka hanya memikirkan kesenangan diri mereka sendiri. Bayangkan saja, negara semiskin itu penduduknya menempati urutan tertinggi dalam urusan berbelanja baju ke Singapura, mengalahkan Jepang, Australia, dan Cina sekalipun (ha ha ha… penonton tertawa).

Tak perlu takut tentang pelajar-pelajarnya, karena mahasiswa-mahasiswa terbaiknya selalu kita rekrut dan kita pekerjakan di perusahaan-perusahaan minyak atau tambang kita, dan kita menyuap mereka dengan gaji yang besarnya sama dengan loper koran di negeri kita (ha ha ha… penonton tertawa). Bayangkan orang-orang terbaiknya, Hadirin.

Tak perlu takut kepada pemimpin politik dan pejabatnya, karena sebagian besar dari mereka adalah orang yang gila jabatan dan sangat mudah untuk disuap. Untuk uang dan jabatan, mereka bisa kita minta untuk melakukan apa saja sesuai keinginan kita (ha ha ha… penonton tertawa).

Tunggu, tunggu, ada kabar yang lebih menggembirakan lagi. Menurut laporan intelijen yang saya terima, bahwa umat Islam di sana telah terkotak-kotak menjadi banyak kelompok dan golongan. Tiap-tiap kelompok menjatuhkan yang lain dan mengganggap kelompoknya lebih baik dari yang lain. Ada bibit kebencian yang besar di antara mereka yang dapat kita manfaatkan. Sangat mudah bagi intelijen kita yang berpengalaman untuk mengadu domba di antara mereka.

Hutang mereka sudah sangat besar dan hampir mustahil bisa mereka bayar. APBN mereka 22 %-nya habis untuk membayar hutang kepada kita, sehingga mengurangi anggaran pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial mereka, sehingga di negeri itu banyak penduduknya yang kelaparan, miskin, sakit dan tak mampu berobat. Ini merupakan keuntungan bagi kita, karena semakin lama jika kondisi tidak berubah maka akan tercipta generasi yang lemah dari negeri itu yang tidak akan mampu melawan kita, seperti yang selama ini kita harapkan.

Kekayaan negeri mereka hampir semuanya kita kuasai, lebih dari 96 % ladang minyak mereka telah kita miliki, tambang batu bara, tembaga, emas, yang beroperasi di negeri itu hampir semuanya adalah milik kita. Lebih dari itu, minuman-minuman, makanan-makanan, buku-buku (walau banyak yang ngopi), komputer-komputer, software-software mereka (walau banyak yang ngebajak), bahkan pasta gigi dan sabun yang mereka gunakan adalah produksi perusahaan-perusahaan kita (ha ha ha… penonton tertawa).

Indonesia merupakan ladang dollar kita yang harus tetap kita pertahankan bagaimanapun caranya. Dua ratus juta lebih penduduk negeri itu merupakan konsumen bagi produk-produk perusahaan kita.

Singkat kata, Indonesia telah kalah dari kita baik dari segi ekonomi, militer, politik, budaya, teknologi, dan lain-lain, dan lain-lain.

Untuk menjaga agar kondisi ini tetap berlangsung, maka saya sarankan agar lebih mengefektifkan promosi budaya konsumtif dan hedonisme kepada mereka. Kepada agen-agen CIA agar memecah belah umat Islamnya, tebarkan kecurigaan dan fitnah di antara mereka, biar mereka terus berkelahi dan tidak punya waktu untuk melawan imperialisme kita. Terus rekrut generasi muda terbaiknya agar bekerja untuk perusahaan-perusahaan kita, sehingga tidak akan banyak gerakan yang menentang kita.

Sebelum mengakhiri pidato ini, saya ucapkan terima kasih atas kerja sama yang luar biasa ini, kepada seluruh pihak yang telah ikut serta membantu usaha kita, perusahaan-perusahaan multinasional, televisi dan media massa, bank dunia, IMF, CGI, negara-negara sekutu, Economic Hit Man, Mafia Berkeley, Yang Terhormat pejabat korup Indonesia, dan lain-lain, dan lain-lain.

Sekian dan terima kasih.

President USA
George W. Bush

NB: sifat sangat rahasia, boleh dibuka kepada publik 25 tahun yang akan datang.

Sumber: Milis FoSSEI (diambil dari http://dyna_dyna.blog.indosiar.com)

[Semoga bisa menjadi bahan renungan untuk introspeksi diri qta smua, bagian dari umat muslim di Indonesia: relakah qta jika Bush kelak kembali berpidato penuh kebahagiaan seperti itu melihat kondisi kita yang memburuk? Semoga tidak ada yang menjawab: "Ya, saya rela...!"]

– my room in Bandung, ditik di kompiku sayang, 170806, pkl.15.06 WIB (jenis peringatan "kemerdekaan" RI ke-61 tahun versi saya…) —

Next Page »