coretan-coretan tangan seorang rosi rosmala dewi

MenYeLami HaTi… MeMakNai DiRi… MeReSapI HiDUp…

bagaimana bisa aku melupakanmu?

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 7:27 pm on Monday, July 31, 2006

Ketika rumah-rumahmu diruntuhkan bulldozer dengan suara

menderu, serasa pasir dan batu bata dinding kamar tidurku

bertebaran di pekaranganku, meneteskan peluh merah dan

mengepulkan debu yang berdarah,

ketika luasan perkebunan jerukmu dan pepohonan apelmu dilipat-lipat

sebesar saputangan lalu di Tel Aviv dimasukkan dalam fail lemari

kantor agraria, serasa kebun kelapa dan pohon manggaku di kawasan

khatulistiwa, yang dirampas mereka,

ketika kiblat pertama mereka gerek dan keroki bagai kelakuan reptilia bawah

tanah dan sepatu-sepatu serdadu menginjaki tumpuan kening kita

semua, serasa runtuh lantai papan surau aku waktu kecil

belajar tajwid Al-Quran 40 tahun silam, di bawahnya ada kolam ikan

yang air gunungnya bening kebiru-biruan kini ditetesi

air

mataku,

Palestina, bagaimana bisa aku melupakanmu,

ketika anak-anak kecil di Gaza belasan tahun bilangan umur mereka,

menjawab laras baja dengan timpukan batu cuma, lalu dipatahi

pergelangan tangan dan lengannya, siapakah yang tak menjerit serasa

tulang muda mereka yang patah akan bertaut dan mengulurkan

rantai amat panjangnya, pembelit leher lawan mereka, penyeret

tubuh si zalim ke neraka,

Ketika kusimak puisi Fadwa Tuqan, Samir Al-Qassem, Harun Hashim

Rashid, Jabra Ibrahim Jabra, Nizar Qabbani dan seterusnya yang

dibacakan di Pusat Kesenian Jakarta, jantung kami semua berdegup

dua kali lebih gencar lalu tersayat oleh sembilu bambu deritamu,

darah kami pun memancar ke atas lalu meneteskan guratan kaligrafi

‘Allahu Akbar!’

Dan

‘Bebaskan Palestina!’

Ketika pabrik tak bernama 1000 ton sepekan memproduksi dusta,

menebarkannya ke media cetak dan elektronika, mengoyaki

tenda-tenda pengungsi di padang pasir belantara,

membangkangi resolusi-resolusi majelis terhormat di dunia,

membantai di Shabra dan Shatila, mengintai Yasser Arafat,

Ahmad Yassin dan semua pejuang negeri Anda, aku pun

berseru pada khatib dan imam shalat Jum’at sedunia: doakan

kolektif dengan kuat seluruh dan setiap pejuang yang

menapaki jalanNya, yang ditembaki dan kini dalam penjara,

lalu dengan kukuh kita bacalah

‘la quwwatta illa bi-llah’

Palestina, bagaimana bisa aku melupakanmu

tanahku jauh, bila diukur kilometernya beribu-ribu

tapi azan Masjidil Aqsha begitu merdu

Serasa terngiang-ngiang di telingaku.

(Taufik Ismail: 1989)

u know… u’re not alone and lonely!

Filed under: my lovely friends — cherry-calosa at 6:18 pm on Friday, July 28, 2006

U may have someone in your heart… in your mind… and in your dreams…

U may have a lot of friends in your life… who love u and always pray for u…

Yeah, u’re never alone… u already know that…

And don’t u remember:

That Allah always with u when u have no one beside u?

Fabiayyiaa laa irobbikumaa tukadzdziban?

Maka nikmat Allah yang manakah yang kamu dustakan?

– buat yang lagi merasa kesepian nih… sapa yah??? ayo atuh tersenyumlah :) kagak biasanya kitu –

Man Jadda Wajada!

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 6:20 pm on Tuesday, July 25, 2006

Man Jadda Wajada!

"Siapa yang berusaha (dengan sungguh-sungguh), dia yang mendapatkan hasilnya (yang memuaskan lagi manfaat)."

Duh, syukron jiddan Pak Deden-ku tercinta, makasih banget hatur nuhun tengkyu karena udah ngasih kata-kata itu pas pertemuan Reporter Kampus MQFM 2 minggu lalu. Jadi smangat nih ngerjain segala sesuatu kalo inget kata-kata ini.

Alhamdulillah berhasil meliput 3 brita dalam 2 minggu terakhir (sejak minggu lalu)… rekor rekor euy! Lagi smangat-smangatna meureun nya… pagi ini malah mo wawancara Kang Ocha (Insya Allah) sang Ketua FKDF Unpad, mencaritau pendapat dan analisis beliau terhadap AGRESI ISRAEL JAHANAM KE PALESTINA & LIBANON (tetep dong, aku masih keuheul pisan yeuh - kesel banget gituh!) plus korelasi antara kepedulian terhadap Palestina & Libanon dengan kepedulian terhadap bencana nasional yang menimpa Indonesia (Ya Allah… moga tiada terjadi lagi… ampunilah dosa-dosa kami di Indonesia… amin…).

Man Jadda Wajada!

Yu ah sadayana… mari kita jaga agar bara semangat dalam jiwa kita tiada pernah padam dalam menjalani hidup ini, mengisinya dengan ibadah dan hal-hal yang bermanfaat.

Pray for me yah :D

Lagi, Israel Gempur Libanon

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 6:34 pm on Sunday, July 23, 2006

Risalah Pagi hari ini mengangkat topik "Agresi Israel ke Libanon dan Reaksi Dunia Terhadapnya". Ampun dah, kagak ada matinye tuh Israel (kapan ya matinye? ditunggu ribuan umat tuh!). Bukannya mengecam atau pindah haluan jadi ga ngedukung, eh… Bush dkk di Kongres AS malah makin menegaskan dukungan mereka terhadap tindakan Israel tsb. Duh, sudah tidak waraskah mereka? Propaganda pun diluncurkan dengan mengatakan bahwa Hizbulloh tidak beralasan melakukan penyerangan balik, dan bahwa Iran dan Suriah pun tidak beralasan karena mengecam tindakan Israel.

Lah? Qo gitu ya? Jangan-jangan nih… abis Palestina, trus Libanon, eh… Iran sama Suriah digempur juga kali? Lama-lama wilayah Arab yang emang notabene negara-negara Muslim digempur semua juga kali ya? Wah wah wah, kapan ya giliran Indonesia? Kayaknya tinggal nunggu waktu gini. Astagfirullah… ck.. ck.. ck…

Suka kesel sendiri nih oci. Masa tawanan Israel yang cuma seorang dua orang dijadiin dalih Israel melakukan tindak keji ga berperikemanusiaan? Padahal tengoklah berapa ribu (atau berapa juta kali ya… kalo ditilik dari awal banget agresi ke Palestina…) tawanan Muslim yang Israel siksa. Duh, dunia… dunia… kenapa diam saja melihat semua ini???

Cayman IsLand

Filed under: Music — cherry-calosa at 6:59 pm on Monday, July 17, 2006

through the alleyways to cool off in the shadows
then into the street following the water
there’s a bearded man paddling in his canoe
looks as if he has come all the way from the cayman islands

these canals, it seems, they all go in circles
places look the same, and we’re the only difference
the wind is in your hair, it’s covering my view
I’m holding on to you, on a bike we’ve hired until tomorrow

if only they could see, if only they had been here
they would understand, how someone could have chosen
to go the length I’ve gone, to spend just one day riding
holding on to you, I never thought it would be this clear

(King of Convinience)

demi waktu…

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 6:45 pm on Monday, July 17, 2006

… demi waktu, sesungguhnya manusia kerugian, melainkan yang beriman dan yang beramal sholeh…

Apa yang paling mahal di dunia ini?

:WAKTU

Ya, waktu yang meninggalkan kita, walau hanya satu detik.

Kita tidak bisa bernegosiasi dengan waktu.

Kita tidak bisa memutar ulang masa lalu.

… demi waktu, sesungguhnya manusia kerugian, melainkan yang beriman dan yang beramal sholeh…

Mari isi waktu kita dengan berjihad: melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati, dilandasi keimanan dan takwa kepada Allah, dan ditujukan untuk mendapatkan ridho-Nya.

… demi waktu, sesungguhnya manusia kerugian, melainkan yang beriman dan yang beramal sholeh…

Bersyukurlah akan setiap detik yang masih dikaruniakan Allah untuk kita: untuk menarik dan menghembuskan napas kehidupan.

Karena penyesalan datang akibat kurangnya kita menghargai waktu.

… demi waktu, sesungguhnya manusia kerugian, melainkan yang beriman dan yang beramal sholeh…

— hasil kontemplasi dini hari —

tolong, hancurkan saja bila tak ingin!

Filed under: about my 'heart keeper'... — cherry-calosa at 8:22 pm on Friday, July 14, 2006

Bila memang harus musnah, hancurkan saja!

biarkan dilahap gerhana

habiskan! jangan ada sisa!

sisa itu.. ibarat garam bagi luka

menambah sakit.. pedih!

Jangan beri bunga tanpa tangkai,

bulan separuh pun tak indah!

Kalau ingin pergi,

larilah! secepat cahaya!

biar tak kasat mata

usah beri petunjuk!

biarkan jejaknya hilang..

tersapu belaian lembut angin

hingga habis semua!

Meski ingatan itu takkan lenyap..

Bagiku,

utuh!

atau tiada..

(Arti Sebuah _ Uti)

hidup itu selalu menyediakan pilihan…

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 7:54 pm on Friday, July 14, 2006

… hidup itu selalu menyediakan pilihan untuk manusia…

Dewi Lestari (Dee) ngeluarin album solonya belum lama ini, judulnya Out of Shell. V-klip pertamanya yakni lagu Simply. Keren abiez (baik v-klip-nya maupun lagunya! tipe oci banget lah!). Dee bilang di MTV (dia jadi MTV Exclusive Artist of This Month), kalo lagu paling anyar ini mengisahkan tentang seorang manusia yang memiliki kekaguman terhadap seorang manusia. Namun, dia gak punya keberanian (atau emang gak punya niat yah?) untuk nunjukin kekagumannya itu di depan orangnya. Dia menikmati kekagumannya itu dalam kesendiriannya.

Hmm… jadi kepikiran sesuatu nih…

Apa yang akan kaulakukan jika pada suatu malam telepon genggammu tiba-tiba berbunyi sedetik, dan layarnya menampilkan sebuah nomor yang sangat kaukenal: salah satu sahabatmu. Sebuah SMS. Tanpa prasangka apa pun, kau membuka dan membacanya. Lalu kau terhenyak.

Dalam SMS itu, tertera sebuah nomor lain. Sahabatmu memberitahumu nomor telepon genggam seseorang. Seseorang itu adalah manusia yang sangat kaukagumi sejak 2 tahun yang lalu. Kau sudah mengenalnya, tetapi manusia yang sangat kaukagumi itu belum mengenalmu. Perasaanmu campur aduk, antara kaget, bahagia, dan bingung.

Ada 2 pilihan untukmu:

menghubungi nomor itu, atau tetap menjadikan kekagumanmu mengkristal tanpa perlu diketahui oleh orang yang kaukagumi.

Kau pun memilih salah satu, akhirnya.

***

Apa yang akan kaulakukan jika pada suatu malam telepon genggammu tiba-tiba berbunyi sedetik, dan layarnya menampilkan sebuah nomor yang tidak kaukenal? Ada 2 pilihan untukmu: menghubungi nomor itu kembali atau tidak menghiraukannya. Setiap pilihan mengandung konsekuensi di baliknya, yang tidak pernah kauketahui hingga kaumelakukannya. Kauhanya boleh memilih satu dan tidak bisa mengulangi pilihanmu, karena kaudiintai waktu. Waktu menunggumu memilih, dan setelah kaumemilih, tanpa rasa kasihan waktu akan terus bergulir maju tanpa kompromi apa pun setelahnya.

Bagaimana jika kau memilih untuk menghubungi nomor itu kembali dan tiba-tiba saja seorang manusia memasuki kehidupanmu? Ia yang biasanya hanya bisa memujamu dari kejauhan, kini amat bersyukur karena bisa berkenalan denganmu. Ia yang biasanya hanya mengimajikan diri mengobrol akrab denganmu, kini bisa menikmati setiap kata yang keluar dari mulutmu dalam kenyataan.

Kau pun menyadari, ada yang telah mengagumimu sejak dulu tanpa kauketahui. Tanpa bisa mengelak, kauharus mengakui bahwa kau menikmatinya: kekaguman itu.

***

Lalu kedua belah pihak pun pada akhirnya seringkali bertanya-tanya, bagaimana jika malam itu, mereka memilih pilihan yang lain?

Yup, hidup itu selalu menyediakan pilihan untuk manusia.

Pertanyaannya adalah:

"Seberapa siap manusia menjalani apa yang telah dipilihnya?"

Seringnya sih, ada yang dinamakan penyesalan. Susah ya jadi manusia? Emang, siapa juga yang bilang gampang? ^_^

dan hanya air mata yang terus mengalir…

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 8:26 pm on Sunday, July 9, 2006

(backsound: Pemuda Palestina - EdCoustic & Palestina - Izis)

Risalah Pagi MQFM hari ini ngambil topik "Agresi Israel, Kegamangan Dunia". Selama sekitar 1 setengah jam oci dengerin Kang Agus ngomongin tentang itu melalui walkman, selama perjalanan ke Jatinangor (di DAMRI maksudnya).

Lihat Mata Hati, Mari Lebih Peduli

Menjelang milad MQFM ke-5, kalimat ini sering diulang-ulang di MQFM. Pas dengerin Risalah Pagi, kalimat ini kerasa cocok banget sama topik. Yup, kali ini MQFM mencoba untuk mengajak Sahabat MQ untuk melihat mata hati, apakah sudah bersikap peduli akan kesengsaraan saudara-saudara seiman di bumi Palestina sana, atau belum.

Yang bikin oci terpaku yakni pas dengerin wawancara Kang Agus sama Pak Ferry, Sekjen KISPA (Komisi Indonesia Untuk Solidaritas Palestina). Pak Ferry ngasih tausiyah yang bener-bener nyentuh hati banget, sampe mata oci berkaca-kaca, dan air mata pun ngalir. Bayangin, padahal oci saat itu lagi duduk di dalam bus yang penuh sesak! Tapi oci gak peduli dan ngebiarin air mata itu terus mengalir gitu aja. Sesekali kalo udah nyampe pipi oci hapus pake tangan. Hiks… hiks… mungkin terkesan cengeng, tapi ada alasan tersendiri kenapa oci sampe kayak gitu.

Duhai… betapa kontradiktifnya saat sebagian besar manusia di dunia bergembira ria merayakan Piala Dunia 2006, sedangkan tidak terhitung berapa banyak manusia yang bercucuran darah dan meregang nyawa di Palestina gara-gara kebiadaban zionis Israel!

Dan yang paling menyedihkan, oci termasuk salah satu dari manusia yang berheboh ria nonton bola tiap malem dan ngomongin jalannya pertandingan tiap hari sama temen-temen! Palestina? Hanya selintas terpikir, itu pun hanya ucapan simpati dan sedikit doa, tanpa tindakan konkrit untuk ikut berjuang demi kemerdekaan Palestina! Astagfirullah…

Doa adalah senjata umat, Rasulullah SAW pernah bersabda. Tindakan paling minimal yang bisa dilakukan adalah berdoa agar para mujahid dan mujahadah di Palestina dimudahkan dalam berjihad, agar jikalau mereka mati, mereka mati dalam keadaan syahid, dan agar semua penderitaan mereka segera berakhir dengan kemerdekaan yang membahagiakan. Yuk, kita sempatkan diri, sempatkan waktu kita, untuk sekadar berdoa seperti itu. Semoga Allah mendengar dan mengabulkan doa kita.

Setidaknya, kita masih peduli.

…dan hanya air mata… yang terus mengalir… iringi doaku padamu… Ya Rabb…

Organisasi Internasional Seru Hentikan Agresi Israel

Filed under: Uncategorized — cherry-calosa at 7:37 pm on Sunday, July 9, 2006

9/7/2006 9:32:48 PM

Sejumlah organisasi kemanusiaan yang berada di bawah payung PBB di Palestina kemarin malam (Sabtu, 8/7) menyerukan masyarakat internasional untuk melakukan intervensi, menghentikan agresi Israel terhadap rakyat Palestina. Langkah ini ditempuh, karena mereka khawatir bencana yang ditimbulkan akibat serangan ini.

Dalam keterangan persnya, perwakilan PBB tersebut mengatakan, perkembangan terakhir menunjukan bahwa yang menjadi korban adalah rakyat sipil yang tak berdosa, termasuk di dalamnya anak-anak dan wanita yang secara hukum dlindungi oleh undang-undang. Lebih dari itu, serangan ini mengakibatkan ratusan ribu penduduk Palestina mengalami kesengsaraan akibat tidak adanya pasokan bahan makanan ke wilayahnya.

Mereka menngungkapkan, situasi di Gaza kini benar-benar di ambang kehancuran. Di mana, jumlah rakyat miskin mencapai 80 % dari seluruh penduduk Palestina. Ditambah jumlah pengangguran yang mencapai 40 % dari keseluruhan, mengakibatkan situasi di wilayah tersebut semakin mencekik.

Dengan kondisi ini, diperkirakan Negara Palestina cepat atau lambat akan ambruk.

Sementara itu, organisasi PBB untuk pengungsi UNRWA menganggap, Gaza sedang berada di ambang prahara terburuk, khususnya dalam bidang kesehatan.

Disebutkan, semenjak penghancuran instalasi listrik di wilayah Gaza oleh serdadu Israel pada 28 Juni yang lalu, mengakibatkan wilayah tersebut tidak mendapatkan aliran listrik dan kalau malam menjadi gelap gulita.

Sampai sekarang listrik di wilayah itu belum normal. Dalam sehari listrik bisa mati 12 hingga 18 jam. Sementara pasokan air yang tadinya menghasilkan 18 ribu liter per hari, setelah listrik mati maka pasokan air ke wilayah tersebut paling tinggi 5000 liter. Berarti 2/3 warga Gaza tidak mendapatkan air dalam keseharianya.

Di sisi lain, rumitnya birokrasi dan peraturan di perbatasan yang dijaga Israel mengakibatkan pasokan makanan ke wilayah tersebut menjadi terhambat. Tercatat sebanyak 230 container masih menumpuk di pintu perlintasan Karni (Minthar). Dan akibat keterlambatan ini, pihak pemasok harus diwajibkan membayar kepada pihak bea cukai Israel sebanyak 500 ribu dollar.

http://www.infopalestina.com/lihatberita.asp?id=5519

Next Page »