REHAT: Sebuah Puisi Tentang Kegundahan
Ketika bayang itu muncul
gelisah segera menyergap…
jangankan teriak,
bicara saja gagu!
entah apa caranya…
iri terbersit saat melihat rumput
damai ikuti belaian angin
saat kucoba, angin malah menamparku!
menambah gundahku
menambah tanya dalam senyap
tanpa ada jawab!
< puisi sahabatku Putri: puisimu Oci banget untuk saat ini! >