…kali pertama kudengar suaranya…
Agustus 2001
Aku mencoba mencari posisi duduk yang senyaman mungkin di antara puluhan manusia yang sudah lebih duduk di sekelilingku. Tumben sekali hari ini ruangan ini penuh sesak. Nidia menepuk bahuku sambil tersenyum lebar.
"Hey, Ci, kemana aja? Kok dateng telat?" sapanya.
"Males…" jawabku sekenanya. "Sekarang acaranya apaan?"
"Ada grup nasyid mo nampil. Cowok-cowok kelas 2, smuanya anak DKM."
"Wah, serius? Untung aja pas banget. Duh, ga kliatan. Eh, buku curhat kita mana? Mo ngisi dong!"
Aku meraih buku mungil bergambar Winnie The Pooh yang diangsurkan Nidia. Memang sudah sejak kelas 1 SMP kami bersahabat. Takdir mempertemukan kami kembali di sekolah ini, salah satu SMA favorit di kota Bandung. Buku itu kami buat sejak pertama kali menginjakkan kaki di sekolah ini. Isinya macam-macam. Yang jelas hanya ada kejujuran di dalamnya, karena kami saling terbuka dalam menceritakan berbagai hal.
Pembawa acara mulai memanggil grup nasyid ke atas panggung. Aku lebih tertarik membaca tulisan-tulisan Nidia di buku curhat kami. Sementara itu, musik mulai mengalun, mendamaikan hati. Lalu mulailah salah seorang diantaranya menyanyi. Aku masih tidak terlalu memperhatikan dan tetap menelusuri untaian huruf tulisan Nidia. Sebuah lagu mulai dilantunkan, hingga suara itu terdengar…
Hey, suara siapakah ini?
Aku berusaha mencari sang pemilik suara yang begitu menarik perhatianku itu. Namun, nihil hasilnya. Kepala manusia-manusia di depanku menghalangi penglihatanku. Lelah, aku pun menoleh ke arah Nidia.
"Nid, denger deh suara yang lagi nyanyi." bisikku.
Nidia menurut dan ia pun berusaha mencari sang pemilik suara yang sedang bernyanyi. Tiba-tiba ia terkikik.
"Ampun deh Ci. Pede banget yah? Apa dia ga nyadar kalo suaranya itu…"
"Sst…justru itu, Nid. Ini suara paling menakjubkan yang pernah Suci denger!"
Tawaku berderai begitu saja mengiringi cekikikan Nidia. Kualihkan pandanganku kembali ke arah panggung. Akhirnya mataku menangkap sosok itu, yang masih menyanyi dengan ekspresi wajah yang tampak begitu menghayati isi lagu.
"Eh liat, Nid. Matanya sampe peureum-peureum gitu. Lucu banget deh. Keliatan ga? Apa kamu kenal siapa dia?"
"Eh iya, keliatan. Hihihi…duh Ci, aku ga tau euy namanya siapa. Yang jelas dia temen Kang Pras. Duh Ci, dia mo nyanyi sampe kapan tuh?"
Aku menggeleng pelan dan kembali tertawa. Baru kali ini nemu orang yang begitu PD n ga nyadar kalo suaranya begitu "menakjubkan"…Lalu aku mulai menulis tentang sang pemilik suara itu di lembaran buku curhat yang masih ada di pangkuanku. Namanya siapa, ya? Oke, ini cerita tentang seorang cowok aneh anak DKM yang belom daku kenal tapi begitu menarik perhatian…
***