Kala Kata Maaf Tak Bermakna Lagi di Mataku
kerut keningku muncul seketika
saat kata maaf dilontarkan seseorang padaku
bukan lewat ucapan, tapi lewat tulisan
kalimat absurd yang mengundang setitik air di mataku jatuh
bukan haru yang kurasa tapi luka
kata-katanya lagi-lagi memakiku
kepongahannya semakin kasat mata saja
seperti pecundang yang kalah sebelum berperang
itulah dia…
mentariku (dulu)
rembulanku (dulu)
lukaku (kini)
menyedihkan…
@ Ananda-Net Jatinangor
komputer no.9
